Waspada Celah Keamanan Zoom Bisa Dipakai Meretas Perangkat Smartphone

Waspada Celah Keamanan Zoom Bisa Dipakai Meretas Perangkat Smartphone
aplikasi Zoom Cloud Meeting.

JAKARTA - Peneliti menemukan celah keamanan berbahaya di aplikasi Zoom yang dapat dimanfaatkan oleh peretas untuk mengambil alih perangkat pengguna lain. Kerentanan ini terdeteksi pada aplikasi Zoom Workspace untuk platform Windows, Mac, Android, iOS, serta Linux.

Para peneliti dari A Security menyatakan bahwa mereka menemukan celah keamanan tersebut menggunakan model AI yang tersedia secara terbuka. Hanya dengan memanfaatkan kurang dari 20 petunjuk AI, tim peneliti berhasil menciptakan eksploitasi ini dalam durasi di bawah 24 jam.

"Kemampuan seperti ini sebelumnya hanya tersedia bagi aktor pengancam yang dibekingi negara, model yang membutuhkan tim elit, upaya berbulan-bulan, dan anggaran besar telah runtuh," tulis A Security dalam unggahan blognya.

"Saat ini seorang peneliti yang beraksi tunggal mampu mengembangkan eksploitasi tingkat negara dalam waktu kurang dari sehari," sambung tim peneliti.

Celah keamanan tersebut melibatkan fitur anotasi pada Zoom, yang umumnya dipakai pengguna untuk menggambar di area layar ketika melakukan sesi pemutaran layar bersama peserta rapat daring lainnya.

Melalui kelemahan ini, peretas dapat bergabung atau memulai pertemuan di Zoom lalu menjalankan kode berbahaya pada perangkat milik target. Aksi peretasan ini berpotensi mencuri data pribadi, mengaktifkan kamera atau mikrofon, hingga memasang perangkat lunak jahat.

Menakutkannya lagi, bentuk serangan ini tidak membutuhkan aksi balasan apa pun dari sisi korban dan sama sekali tidak memperlihatkan tanda visual yang mencurigakan pada layar perangkat.

Pihak A Security telah melaporkan temuan tersebut secara langsung kepada manajemen Zoom. Platform konferensi video ini pun bergerak cepat menambal celah keamanan lewat perilisan pembaruan terbaru, serta mengimbau seluruh pengguna untuk segera melakukan pembaruan aplikasi.

Masalah kerentanan serupa juga sempat ditemukan pada perangkat Mac, yang mendorong Apple merilis serangkaian pembaruan sistem operasi. Seluruh versi terbaru, termasuk Tahoe 26.6.1, Sequoia 15.7.9, dan Sonoma 14.8.9, kini telah dinyatakan aman dari ancaman tersebut.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index