JAKARTA - Persiapan Borneo FC Samarinda menuju Super League 2026-2027 diwarnai perombakan besar-besaran dalam komposisi pemain.
Dua amunisi asing anyar, Njabulo Blom dan Kablan Davy N'Goma, mulai memperlihatkan kesiapan untuk menopang kekuatan baru skuad Pesut Etam.
Pemusatan latihan yang berlangsung di Yogyakarta menjadi momentum krusial bagi Borneo FC guna merangkai kembali fondasi kekuatan tim. Sebanyak 31 pemain dijadwalkan mengikuti seluruh alur latihan hingga akhir Agustus ini.
Proses penyatuan chemistry menjadi prioritas utama tim kepelatihan. Langkah ini diambil menyusul keputusan klub melepas 15 pemain yang musim lalu membawa Borneo FC mengunci posisi runner-up.
Njabulo Blom menjadi salah satu penggawa anyar yang tak membutuhkan waktu lama untuk menyatu dengan atmosfer tim. Pemain asal Afrika Selatan ini langsung mematok target tinggi demi mengantar Borneo FC bersaing di papan atas.
“Kami harus mendorong kemampuan diri dan mencoba membantu tim dan menempatkan Borneo FC di akhir musim di posisi yang apik,” kata Blom.
Tingkat rasa percaya dirinya kian terdorong berkat rekam jejak kerja sama dengan juru taktik baru Borneo FC, Mauro Jeronimo. Keduanya sempat berada di klub yang sama kala membela tim asal Vietnam, Nam Dinh.
“Saya mengenal pelatih dengan baik dan tahu apa yang diinginkannya di setiap pertandingan,” imbuhnya.
Guna mempercepat proses adaptasi, Blom menilai bahwa kedekatan antarpemain tidak hanya dibentuk dari sesi latihan formal di lapangan. Aktivitas bersama di luar agenda latihan rutin memegang peranan penting untuk mempererat hubungan emosional skuad.
“Tentu saja menghabiskan waktu bersama dengan tim, mengenal mereka di luar lapangan dan juga kami telah melakukan kegiatan outbound bersama tim. Jadi ya itu sangat baik untuk membuat kami semakin kompak,” tutur Blom.
Kekompakan tim bakal menjadi fondasi utama Pesut Etam mengingat padatnya jadwal kompetisi mendatang. Selain Super League 2026-2027, Borneo FC dijadwalkan tampil pada ajang League Cup serta AFC Challenge League 2026-2027.
Pada kesempatan terpisah, Kablan Davy N'Goma juga terus mematangkan proses adaptasinya. Pemain asing asal Prancis ini mengaku proses penyesuaian dirinya berjalan lancar berkat sambutan hangat dari jajaran pemain dan staf.
“Untuk TC ini, saya hanya ingin bekerja keras dan membangun hubungan dengan rekan-rekan setim saya. Itulah hal yang paling penting. Sisanya akan datang secara alami,” kata N'Goma.
Melakoni musim perdananya di sepak bola Indonesia, N'Goma memanfaatkan momentum pemusatan latihan untuk mendalami karakter permainan lokal sembari menjalin komunikasi intensif dengan rekan se tim.
Kesan positif sudah dirasakan sang gelandang sejak menjalani latihan perdana di Samarinda. Antusiasme serta sambutan ramah dari para suporter membuatnya kian termotivasi untuk segera meretas laga resmi.
“Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada semua penggemar atas sambutan dan dukungan mereka. Dan saya akan segera bertemu dengan Anda di stadion saat pertandingan nanti,” pungkas N'Goma.