JAKARTA - PT Multi Harapan Utama (MHU), anak perusahaan MMSGI, melalui Emergency Response Team (ERT) bergerak berdampingan dengan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dalam mendistribusikan bantuan bagi korban gempa bumi di Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Presiden Direktur PT MHU, Kemal Djamil Siregar mengungkapkan bahwa partisipasi perseroan merupakan wujud kesiapsiagaan perusahaan sekaligus bentuk kepedulian terhadap warga yang membutuhkan pertolongan di tengah kondisi darurat.
“Dalam situasi bencana, kecepatan dan ketepatan respons menjadi sangat penting. ERT MHU harus selalu siap bergerak bersama ESDM dan unsur terkait, hadir langsung di lokasi, serta melihat kebutuhan masyarakat secara nyata," kata Kemal dalam keterangan terkonfirmasi di Jakarta, Kamis (27/8/2026).
Dukungan disalurkan lewat penyerahan bantuan kebutuhan pokok ke tiga desa, penyediaan fasilitas kesehatan, pengadaan hunian darurat dan pasokan air bersih, serta keterlibatan aktif pada proses pencarian, pertolongan, hingga evakuasi warga.
"Prioritas kami adalah memberikan dukungan yang benar-benar dibutuhkan, mulai dari layanan kesehatan, evakuasi, air bersih, obat-obatan, hingga kebutuhan dasar lainnya,” ujar Kemal.
Bahu-membahu dengan tim Kementerian ESDM, ERT MHU mendistribusikan bantuan logistik kepada warga terdampak di Desa Lemarang, Desa Robek, serta Desa Paralando, Kecamatan Reok. Paket bantuan tersebut mencakup sarana tempat tinggal sementara, bahan pangan, perlengkapan rumah tangga, hingga sarana sanitasi.
Adapun rincian bantuan yang diserahkan meliputi 50 lembar terpal, 30 selimut, dan 20 tikar guna menyokong kebutuhan hunian darurat.
ERT MHU juga membagikan pasokan bahan pangan, perlengkapan kebersihan, hingga keperluan khusus ibu dan anak, seperti popok bayi, pembalut wanita, minyak telon, dan susu formula.
Penyaluran ini melengkapi barisan dukungan yang sebelumnya telah ditempatkan di sekitar Posko ESDM Siaga Bencana, termasuk keterlibatan dalam mendirikan tenda darurat bersama tim gabungan.
Melalui penjangkauan hingga ke tiga desa tersebut, pendistribusian bantuan tak cuma terpusat di kawasan posko utama, melainkan disalurkan secara langsung kepada warga di area terdampak.
Di samping logistik, ERT MHU menempatkan pelayanan kesehatan warga sebagai prioritas utama.
Tim medis MHU menyelenggarakan pemeriksaan serta pengobatan kesehatan di Desa Watu Tango dan Posko 2 ESDM Siaga Bencana. Perseroan turut menyerahkan persediaan obat-obatan dan peralatan medis yang telah disesuaikan dengan kebutuhan lapangan demi menopang penanganan medis selama masa tanggap darurat.
Sementara di Desa Dampe, Kecamatan Lamba Leda, ERT MHU membantu penyiapan tandon air beserta perakitan instalasi air bersih guna menunjang operasional posko kesehatan dan dapur umum. Di lain sisi, personel rescuer MHU diterjunkan dalam operasi SAR serta membantu proses evakuasi harta benda milik warga dari bangunan yang terdampak.
Bergeser ke Dusun Nangkas, Desa Paralando, tim turut menyalurkan bantuan logistik sekaligus menggelar program pendampingan psikososial atau trauma healing bagi masyarakat terdampak.
Tim medis MHU pun menyempatkan diri mengunjungi kapal bantu rumah sakit milik TNI AL, KRI dr. Soeharso-990, guna berkoordinasi terkait penguatan layanan kesehatan bagi warga terdampak bencana.