Dana BOS Reguler Boleh Dipakai untuk Penyelenggaraan TKA Menurut Kemendikdasmen

Dana BOS Reguler Boleh Dipakai untuk Penyelenggaraan TKA Menurut Kemendikdasmen
Ilustrasi Pelaksanaan Tes Kompetensi Akademik (TKA) untuk jenjang SMA.

JAKARTA - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menyatakan bahwa dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Reguler bisa digunakan guna mendukung penyelenggaraan Tes Kemampuan Akademik (TKA), mulai dari tahap persiapan, pelaksanaan, hingga evaluasi.

Sekretaris Badan Kebijakan Pendidikan Dasar dan Menengah (BKPDM) Kemendikdasmen Muhammad Yusro menyebutkan bahwa penyewaan perangkat atau device guna menunjang pelaksanaan TKA pada dasarnya diizinkan, dengan tetap memperhatikan aturan pengelolaan keuangan daerah serta berkoordinasi bersama dinas pendidikan setempat.

“TKA hadir untuk menyediakan informasi capaian individu yang lebih objektif dan adil. Perlu ditegaskan bahwa TKA ini bersifat tidak wajib, tidak dipungut biaya, dan bukan penentu kelulusan. Kelulusan siswa tetap ditetapkan sepenuhnya oleh satuan pendidikan,” kata Yusro di Jakarta Pusat pada Selasa.

Ia menerangkan bahwa segala keperluan operasional mulai dari persiapan sampai eksekusi TKA dapat didanai memakai Dana BOS Reguler lewat komponen kegiatan asesmen serta evaluasi pembelajaran.

Akan tetapi, mengingat dana BOS tergolong dana transfer daerah, ia mengingatkan agar mekanisme pencairan honorarium maupun penyewaan perangkat tetap harus mengacu pada tata kelola keuangan serta standar tarif pemerintah daerah setempat.

Melalui keberadaan ketentuan tersebut, setiap satuan pendidikan dapat mematangkan persiapan kebutuhan TKA dengan tetap mengindahkan regulasi tata kelola anggaran yang berlaku.

Sebagai informasi, hingga tanggal 28 Agustus, Kemendikdasmen mencatat sebanyak 3.559.610 siswa jenjang SMA sudah mendaftarkan diri untuk mengikuti TKA pada tahun ini.

Sementara itu, proses pendaftaran masih terus dibuka sampai tanggal 27 September 2026, dengan jadwal pelaksanaan yang direncanakan pada tanggal 26–29 Oktober 2026 untuk gelombang pertama dan tanggal 2–5 November 2026 untuk gelombang kedua.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index