Djarum Group Kucurkan Rp 45 Miliar untuk 3.250 Rumah Layak Huni di Jawa Tengah

Djarum Group Kucurkan Rp 45 Miliar untuk 3.250 Rumah Layak Huni di Jawa Tengah

ENERGINEWS.ID — Djarum Group memastikan program bantuan perumahan ini menyasar warga yang benar-benar membutuhkan. Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait pun mengapresiasi langkah perusahaan karena dinilai membantu target pemerintah membangun 3 juta rumah.

"Saya sangat merasa terbantu oleh Djarum karena membantu program 3 juta rumah dengan gotong royong. Inilah semangat bangsa kita, gotong royong," ujarnya saat bertemu perwakilan Djarum Group di kantornya, Rabu (2/9).

Dana Rp 45 Miliar untuk Rumah dan Sanitasi

General Manager Community Development PT Djarum, Achmad Budiharto, merinci komitmen tersebut mencakup 500 unit rumah baru dan 2.783 fasilitas sanitasi. Jumlah itu termasuk sisa komitmen pembangunan sanitasi tahun 2025 sebanyak 33 unit.

"Totalnya nanti tahun ini tuh kita akan membuat 3.250. Sampai hari ini sudah kita selesaikan 1.210," ungkap Budi.

Ia menjelaskan, realisasi yang sudah dikerjakan terdiri dari 324 unit rumah baru dan 886 sanitasi. Adapun sisa yang akan dituntaskan tahun ini sebanyak 2.073 komitmen, mencakup 176 rumah dan 1.897 sanitasi.

Untuk pembiayaan, Djarum menganggarkan Rp 70 juta per unit untuk rumah dengan dua kamar dan Rp 80 juta per unit untuk rumah tiga kamar. Sementara biaya renovasi rumah menyesuaikan tingkat kerusakan.

"Dengan ada perubahan kenaikan-kenaikan ini bisa jadi sampai ke Rp 35 miliar kurang lebih nanti. Itu untuk yang bangun baru aja. Sedangkan yang sanitasi dan segala macam kurang lebih bisa sampai sekitar Rp 10 miliar tambahan," kata Budi.

Target Tepat Sasaran

Menteri Ara menyambut baik komitmen perusahaan karena pelaksanaannya dinilai tepat sasaran. Penerima bantuan diseleksi berdasarkan kondisi ekonomi dan kelayakan tempat tinggal.

"Jadi orangnya dilihat yang memang kehidupan ekonominya cukup berat, ya. Rumahnya juga yang tidak layak huni, dan itu rumah satu-satunya," tuturnya.

Program ini menyebar di beberapa wilayah Jawa Tengah, seperti Kudus, Brebes, Wonogiri, hingga Salatiga. Djarum Group menggandeng pemerintah daerah untuk memvalidasi data calon penerima bantuan dari tingkat RT/RW.

"Alhamdulillah semuanya lancar karena kita juga bekerja sama dengan Pemda setempat. Jadi datanya adalah mulai dari bekerja sama dengan Pemda, ambil dari data paling rendah ya dari RT/RW," jelas Budi.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya Djarum Group menjalankan tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) untuk mendukung penyediaan hunian layak bagi masyarakat prasejahtera.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index