Sumedang Sediakan Charging Station Becak Listrik Bantuan Presiden

Sumedang Sediakan Charging Station Becak Listrik Bantuan Presiden
Charging station untuk mobil listrik [FOTO: NET].

JAKARTA - Pemerintah Kabupaten Sumedang menggembleng ekosistem transportasi ramah lingkungan lewat penyediaan fasilitas pengisian daya (charging station) sekaligus mengintegrasikan sistem pembayaran digital untuk operasional becak listrik bantuan Presiden Prabowo Subianto. 

Langkah tersebut diambil sebagai bagian dari pembaharuan moda transportasi tradisional guna menopang efisiensi serta kesejahteraan para pengemudi.

Guna menghadirkan sarana infrastruktur energi, Pemkab Sumedang menjalin kemitraan bersama PLN untuk mendirikan stasiun pengisian khusus. Sejumlah titik lokasi strategis telah dipetakan guna memastikan para pengemudi memperoleh akses daya secara mudah dan ramah di kantong.

“Untuk pengisian daya becak listrik akan disiapkan fasilitas pengisian daya di Kawasan Taman Endog kerjasama dengan PLN,” ujar Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir.

Walau sarana umum disiagakan, unit armada becak listrik ini juga dirancang fleksibel lantaran mampu diisi daya memanfaatkan jaringan listrik rumah tangga dengan pengeluaran yang tetap kompetitif. Dony melengkapi bahwasanya pihak pemerintah daerah berkomitmen untuk konsisten menambah sebaran titik pengisian daya di pelbagai lokasi lainnya.

“Pemerintah daerah juga menyiapkan titik-titik pengisian daya, tahap pertama di kawasan Taman Endog yang menjadi pusat keramaian Sumedang,” katanya.

Bukan cuma berfokus pada ranah teknis kendaraan, Pemkab Sumedang turut memacu percepatan transformasi ekonomi digital lewat kolaborasi bersama Bank BJB. Tiap-tiap unit becak saat ini dibekali dengan peranti fitur pembayaran digital QRIS guna mempermudah transaksi warga sekaligus mendongkrak literasi keuangan para pengemudi.

“Becak Sumedang harus lain dari yang lain. Kami ingin becak ini mengikuti perkembangan zaman, termasuk dalam sistem pembayarannya. Dengan QRIS, masyarakat akan lebih mudah membayar secara digital dan pengemudi juga semakin terbiasa dengan ekosistem ekonomi digital,” ucap Dony.

Pada ranah perlindungan sosial, pihak pemerintah menganugerahkan jaminan keselamatan kerja lewat fasilitas kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan secara cuma-cuma bagi 220 pengemudi penerima bantuan. 

Langkah proteksi tersebut dihajatkan sanggup menghadirkan ketenangan kerja bagi para pekerja sektor informal di wilayah Sumedang.

Dony menaruh harapan agar bantuan armada kendaraan listrik ini sanggup memicu pergerakan kolektif dalam mendongkrak taraf hidup warga. Terobosan ini secara bersamaan mempertegas citra Sumedang selaku daerah yang inovatif serta adaptif menghadapi pergeseran teknologi transportasi global.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index