Update Harga BBM Pertamina April 2026: Pertamax, Pertalite, dan Dexlite Tetap Stabil

Selasa, 07 April 2026 | 12:13:50 WIB
Update Harga BBM Pertamina April 2026: Pertamax, Pertalite, dan Dexlite Tetap Stabil

JAKARTA - Pertamina menetapkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) tidak berubah untuk periode April 2026. Keputusan ini diambil menyusul gejolak krisis energi global akibat penutupan Selat Hormuz oleh Iran.

Penutupan jalur ini memicu hambatan distribusi kapal tanker minyak yang signifikan. Dampak globalnya dirasakan pada harga minyak mentah dunia dan ketahanan pasokan nasional.

Strategi Pertamina Menyikapi Selisih Harga

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyebut Pertamina menutupi selisih antara harga jual pasar dengan harga keekonomian. Hal ini berlaku khususnya bagi produk BBM nonsubsidi agar harga di masyarakat tetap stabil.

Dengan demikian, tarif BBM saat ini masih mengikuti penyesuaian terakhir yang diumumkan pada Maret 2026. Kebijakan ini menjaga kepastian harga bagi konsumen meski pasar global fluktuatif.

Harga BBM di Berbagai Wilayah Indonesia

Di Jawa Barat, harga Pertamax bertahan di Rp12.300 per liter, Pertamax Turbo Rp13.100, dan Pertamina Dex Rp14.500 per liter. Dexlite dipatok Rp14.200 per liter sebagai pilihan bahan bakar diesel.

Sementara di Provinsi Aceh, Pertamax dijual Rp12.600, Pertamax Turbo Rp13.350, Pertamina Dex Rp14.800, dan Dexlite Rp14.500. Pertalite dan Biosolar masing-masing Rp10.000 dan Rp6.800 per liter.

Perbedaan Harga di Free Trade Zone dan Provinsi Lain

Di FTZ Sabang, harga Pertamax lebih rendah yakni Rp11.550 per liter. Dexlite di wilayah ini dibanderol Rp13.250, sementara Pertalite dan Biosolar tetap di Rp10.000 dan Rp6.800.

FTZ Batam juga menunjukkan harga lebih kompetitif untuk Pertamax Rp11.750 dan Pertamax Turbo Rp12.400. Pertamina Dex di Batam dijual Rp13.800 dan Dexlite Rp13.450 per liter.

Stabilitas Harga di Pulau Jawa dan Bali

Provinsi DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, dan Bali menunjukkan harga BBM stabil. Pertamax berkisar Rp12.300, Pertamax Turbo Rp13.100, Pertamax Green Rp12.900, Pertamina Dex Rp14.500, dan Dexlite Rp14.200.

Pertalite dan Biosolar di wilayah ini tetap Rp10.000 dan Rp6.800 per liter. Konsistensi harga ini memberikan kepastian bagi masyarakat untuk kebutuhan transportasi sehari-hari.

Harga BBM di Wilayah Indonesia Timur

Provinsi Nusa Tenggara Timur, Papua, Papua Barat, dan Papua Selatan memiliki harga Pertamax Rp12.600 per liter. Pertamina Dex dijual Rp14.800, Dexlite Rp14.500, sementara Pertalite dan Biosolar masing-masing Rp10.000 dan Rp6.800.

Di Kalimantan Selatan dan Kalimantan Utara, Pertamax Rp12.900, Pertamax Turbo Rp13.650, dan Pertamina Dex Rp15.100. Harga Dexlite Rp14.800 dan Pertalite Rp10.000 memberikan keseragaman pasokan di wilayah timur dan barat Indonesia.

Peran Pertamina dalam Menjaga Pasokan dan Harga

Pertamina aktif memastikan pasokan BBM tetap lancar di seluruh Indonesia meski terjadi krisis energi global. Strategi ini mencakup monitoring harga, suplai, dan pengelolaan stok BBM di berbagai provinsi.

Perusahaan menekankan bahwa stabilitas harga BBM penting bagi kegiatan ekonomi dan mobilitas masyarakat. Langkah ini juga menjaga daya beli dan mencegah gejolak harga yang bisa merugikan konsumen.

Kepastian Harga di Tengah Gejolak Energi

Meski tekanan global meningkat, harga BBM Pertamina tetap stabil untuk April 2026. Konsumen mendapatkan kepastian harga Pertamax hingga Pertalite di seluruh Indonesia.

Kebijakan ini sekaligus menjadi bukti kesiapan Pertamina dalam menghadapi gejolak energi dunia. Langkah tersebut memastikan pasokan BBM tetap aman dan harga terjangkau untuk semua masyarakat.

Terkini