ENERGINEWS.ID — Dolly Parton memang dikenal sebagai ratu musik country. Namun, dedikasinya pada dunia literasi anak telah menyentuh jutaan keluarga di berbagai negara, dari Amerika Serikat, Kanada, Inggris, Australia, hingga Republik Irlandia.
Berawal dari Kenangan Masa Kecil
Program Imagination Library didirikan Parton pada 1995 melalui Dollywood Foundation. Inspirasinya datang dari sang ayah, seorang pekerja keras yang tidak bisa membaca dan menulis karena keterbatasan akses pendidikan.
Lewat program ini, anak-anak sejak lahir hingga usia lima tahun menerima satu buku cerita berkualitas setiap bulannya secara gratis. Yang semula proyek lokal di daerah asalnya, kini berkembang menjadi gerakan literasi global dengan puluhan juta buku yang telah didistribusikan.
Bukan Sekadar Pembagi Buku
Parton tidak hanya membagikan buku karya penulis lain. Ia juga aktif menulis sendiri, mulai dari buku cerita anak, buku mewarnai, memoar, hingga novel fiksi.
Salah satu karyanya adalah buku anak yang diadaptasi dari lagu hits legendarisnya tahun 1971. Buku ini bercerita tentang jubah perca warna-warni yang dijahit ibunya dari kain sisa, mengajarkan pesan tentang kasih sayang keluarga dan kekayaan sejati yang tak diukur dari materi.
Ada juga buku bergambar yang dirancang untuk membantu anak-anak memahami emosi. Menggunakan warna pelangi sebagai analogi perasaan—merah untuk marah, kuning untuk bahagia—buku ini menjadi sarana edukatif bagi perkembangan emosional anak.
Dari Pidato Kelulusan hingga Novel Thriller
Parton juga menulis Dream More, buku yang berawal dari pidato kelulusannya di University of Tennessee. Isinya filosofi hidup yang terbagi dalam empat pilar: bermimpi lebih banyak, belajar lebih banyak, peduli lebih banyak, dan menjadi lebih dari yang dikira orang.
Ia pun menerbitkan memoar visual yang mendokumentasikan perjalanan karirnya lewat 175 lagu pilihan, lengkap dengan foto langka dan cerita di balik proses kreatif selama lebih dari lima dekade.
Di luar genre non-fiksi, Parton mencoba peruntungan di dunia fiksi dengan menulis novel thriller bersama penulis James Patterson. Novel ini mengisahkan perjuangan seorang penyanyi muda yang pindah ke Nashville untuk mengejar mimpi musiknya sambil menyembunyikan rahasia masa lalu.
Melalui buku-buku dan program sosialnya, Parton membuktikan bahwa warisannya jauh melampaui panggung hiburan. Ia telah membuka pintu masa depan yang lebih cerah bagi jutaan anak di seluruh dunia.