Kemnaker Jajaki Kolaborasi Peningkatan Keterampilan SDM dengan Jepang

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:16:01 WIB
Ilustrasi tenaga kerja indonesia.

JAKARTA - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) RI tengah menjajaki kerja sama strategis dengan Jepang guna menggenjot kualitas keterampilan sumber daya manusia (SDM) yang presisi dengan kebutuhan pasar industri Jepang.

Sekretaris Jenderal Kemnaker Cris Kuntadi mengutarakan bahwa proses penjajakan ini diupayakan sebagai bagian dari langkah persiapan menuju eksekusi Employment for Skill Development Program (ESDP) Indonesia-Jepang yang kini intensif dibahas.

"Program yang direncanakan mulai diberlakukan di Jepang pada April 2027 tersebut dapat menjadi salah satu peluang bagi tenaga kerja Indonesia untuk memperoleh pengalaman kerja sekaligus mengembangkan keterampilan di Jepang," ujar Cris.

Cris menguraikan bahwasanya skema ESDP sanggup menjadi batu loncatan berharga dalam mengerek kualitas SDM domestik lewat penyerapan pengalaman kerja secara langsung di Negeri Sakura.

"Kami melihat implementasi ESDP sebagai salah satu peluang untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia, khususnya melalui pengalaman kerja, pengembangan keterampilan, serta pemahaman terhadap teknologi dan budaya kerja Jepang," katanya.

Sebagai tindak lanjut, pihak Kemnaker menggandeng perusahaan AIDEM Inc untuk merumuskan formulasi serta persiapan program pelatihan keterampilan bagi para calon peserta ESDP sebelum diberangkatkan ke Jepang.

Untuk diketahui, AIDEM Inc merupakan entitas swasta yang fokus bergerak di bidang penyediaan basis data informasi pasar kerja, baik bagi masyarakat lokal Jepang maupun tenaga kerja asing.

Lewat agenda tatap muka tersebut, AIDEM Inc berpeluang besar menyokong ketersediaan informasi seputar peluang lowongan kerja serta kualifikasi perusahaan Jepang yang menjadi acuan penyiapan kandidat ESDP dari Indonesia.

"Kami melihat pengalaman dan jaringan AIDEM dapat menyediakan informasi lowongan kerja serta menjadi salah satu potensi untuk menjembatani kebutuhan perusahaan Jepang dengan calon peserta ESDP dari Indonesia," kata Cris.

Melalui jalur penjajakan ini, Cris menambahkan bahwa jajaran Kemnaker berkomitmen membekali para pekerja Indonesia agar menguasai kompetensi yang sejalan dengan dinamika kebutuhan pasar kerja di Jepang.

"Langkah tersebut diharapkan dapat membuka kesempatan bagi tenaga kerja Indonesia untuk memperoleh pengalaman kerja sekaligus memperkuat kompetensi yang relevan dengan perkembangan dunia kerja," ujarnya.

Terkini