IHSG Turun, Saham TAMA, FORU, dan GIAA Masuk Top Losers Sepekan

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 19:36:01 WIB
Pengunjung melihat layar pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) [FOTO: NET].

JAKARTA — Sejumlah saham tercatat membukukan penurunan harga secara signifikan atau top losers di tengah pelemahan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) selama pekan perdagangan 24—28 Agustus 2026.

Merujuk data statistik mingguan Bursa Efek Indonesia (BEI), saham PT Lancartama Sejati Tbk. (TAMA) menempati posisi puncak daftar rugi dengan koreksi 16,42% menjadi Rp224 dari pekan sebelumnya yakni Rp268.

Penurunan tajam juga dicatatkan PT Fortune Indonesia Tbk. (FORU) yang berada di urutan kedua usai merosot 12,33% ke posisi Rp1.990 per saham.

Sementara itu, saham PT Graha Andrasentra Propertindo Tbk. (JGLE) turut mengalami penyusutan sebesar 10,11% sepanjang pekan. Pelemahan tersebut menyeret saham JGLE dari posisi Rp89 menjadi Rp80 per saham.

Saham PT Citra Tubindo Tbk. (CTBN) ikut tergerus 9,80% selama sepekan menjadi Rp3.130 per saham, disusul emiten penerbangan BUMN PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. (GIAA) yang tergelincir 9,72% ke level Rp65 per saham.

Selanjutnya, saham PT Fuji Finance Indonesia Tbk. (FUJI) terkoreksi sebesar 9,34% ke Rp330 per saham. PT Gaya Abadi Sempurna Tbk. (SLIS) menyusul dengan pelemahan 9,18% menjadi Rp89 per saham.

Di samping itu, saham PT Trimitra Prawara Goldland Tbk. (ATAP) tertekan 9,17% menjadi Rp545 per saham.

Melengkapi jajaran sepuluh besar, saham PT Logindo Samudramakmur Tbk. (LEAD) melemah 9,09% ke Rp100 dan PT Humpuss Maritim Internasional Tbk. (HUMI) tergerus 8,61% ke Rp138 per saham.

Merosotnya saham-saham tersebut sejalan dengan pergerakan IHSG yang ditutup melemah 0,12% ke level 6.518,12 dari posisi 6.525,69 pada pekan lalu.

Sekretaris Perusahaan BEI Kautsar Primadi Nurahmad menyampaikan penurunan indeks turut memicu pengerutan kapitalisasi pasar bursa sebesar 0,16% menjadi Rp11.431 triliun dari Rp11.449 triliun pada pekan sebelumnya.

“Rata-rata nilai transaksi harian bursa juga mengalami perubahan yaitu sebesar 1,84% menjadi Rp15,29 triliun dari Rp15,57 triliun pada pekan sebelumnya,” ujar Kautsar dalam keterangan resmi, dikutip Sabtu (29/8/2026).

Secara operasional, rata-rata volume transaksi harian menyusut 28,33% menjadi 36,05 miliar lembar saham dari 50,30 miliar lembar. Sementara itu, frekuensi transaksi harian terkoreksi 2,64% menjadi 2,15 juta kali transaksi.

Adapun pada perdagangan Jumat (28/8/2026), investor asing membukukan nilai jual bersih (net sell) sebesar Rp482,24 miliar. Secara akumulatif, total net sell pemodal asing sepanjang tahun berjalan 2026 telah menembus Rp70,36 triliun.

Berikut daftar 10 saham top losers pada perdagangan 24 – 28 Agustus 2026:

TAMA: -16,42% (ke Rp224)

FORU: -12,33% (ke Rp1.990)

JGLE: -10,11% (ke Rp80)

CTBN: -9,80% (ke Rp3.130)

GIAA: -9,72% (ke Rp65)

FUJI: -9,34% (ke Rp330)

SLIS: -9,18% (ke Rp89)

ATAP: -9,17% (ke Rp545)

LEAD: -9,09% (ke Rp100)

HUMI: -8,61% (ke Rp138)

Terkini