BRIN Teliti Dampak Aturan Kadar Nikotin dan Tar pada Tembakau

Rabu, 02 September 2026 | 01:06:32 WIB
Peneliti Ahli Utama Pusat Riset Tanaman Perkebunan BRIN Djajadi ketika menjawab pertanyaan wartawan di Temanggung, Rabu (2/9/2026).

JAKARTA - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) sedang menjalankan studi mengenai dampak penerapan aturan penetapan kadar nikotin dan tar pada asap rokok terhadap petani tembakau, sektor industri, hingga masyarakat konsumen di Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah.

Peneliti Ahli Utama Pusat Riset Tanaman Perkebunan BRIN, Djajadi menyampaikan bahwa kajian ini ditujukan untuk memetakan dampak ekonomi maupun sosial yang berpotensi muncul seandainya batas kadar nikotin serta tar resmi diberlakukan.

"Kami melakukan survei terhadap petani tembakau, terutama tembakau-tembakau di sentra yang dibutuhkan oleh industri rokok kretek. Kemudian, kami juga melakukan survei terhadap industri rokok dan perokok sebagai konsumen rokok. Semuanya terkait dengan dampak dari regulasi ini," katanya.

Djajadi menerangkan bahwa kajian tersebut berfokus untuk mendalami fakta lapangan saat aturan diterapkan. Kabupaten Temanggung dipilih menjadi salah satu fokus pengamatan utama mengingat besarnya kontribusi komoditas tembakau terhadap denyut ekonomi dan sosial warga setempat.

Selama berada di Temanggung, tim dari BRIN menggelar sesi wawancara mendalam guna mengumpulkan data mengenai peranan tembakau bagi kehidupan masyarakat. Seluruh temuan lapangan ini nantinya akan dirangkum ke dalam sebuah laporan riset komprehensif.

Rangkaian penelitian ini sendiri diketahui telah berjalan sejak Juni 2026. Agenda peninjauan ke wilayah Temanggung menjadi bagian terintegrasi dari riset menyeluruh yang menyasar pelaku industri rokok sampai tingkat konsumen akhir.

"Kami ingin mendalami kalau regulasi itu diberlakukan, dampak yang terjadi seperti apa, baik dalam aspek ekonomi maupun sosial," katanya.

Djajadi mengungkapkan, berdasarkan kompilasi data sementara yang berhasil dihimpun, keunikan rokok kretek menjadi salah satu elemen yang paling rentan terkena dampak langsung dari implementasi aturan tersebut.

Keunikan rokok kretek bersumber dari racikan khas yang memadukan tembakau dengan cengkeh. Produk ini pun telah menjadi identitas utama dari riwayat industri hasil tembakau di tanah air.

"Kesimpulan sementara dari data yang kami kumpulkan bahwa regulasi ini yang akan terdampak langsung adalah kekhasan rokok kretek kami. Rokok kretek kami merupakan rokok yang diproduksi di Indonesia, yaitu campuran tembakau dan cengkeh," katanya.

Terkini