Bulog Tegaskan Bantuan Pangan Beras Jadi Bukti Swasembada Pangan

Rabu, 02 September 2026 | 01:19:31 WIB
Perum Bulog distribusikan 235.770 ton bantuan beras untuk 33,2 juta penerima hingga September 2026.

JAKARTA - Perum Bulog menegaskan bahwa pelaksanaan distribusi bantuan pangan beras untuk alokasi Juli, Agustus, hingga September 2026 menjadi pembuktian nyata atas keberhasilan program swasembada pangan beras yang digulirkan pemerintah pusat.

"Ini kan program pemerintah terus momentumnya peringatan 17 Agustus, pemerintah dalam hal ini Bapak Presiden menginginkan masyarakat merasakan kemerdekaan dan keberhasilan pemerintah dalam hal swasembada pangan," kata Direktur Keuangan Perum Bulog Hendra Susanto ditemui seusai meninjau penyaluran bantuan pangan di Gedung Balai RW 08, Kelurahan Sukun, Kota Malang, Jawa Timur, Rabu.

Realisasi penyaluran bantuan pangan hingga kini telah mencapai angka 235.770 ton beras dari total penugasan yang diamanatkan Badan Pangan Nasional kepada Perum Bulog sebesar 997,2 ribu ton untuk periode Juli, Agustus, hingga September 2026 di seluruh Indonesia.

"Stok beras kami 5,4 juta ton seluruh Indonesia, dengan beras yang banyak, Presiden ingin masyarakat menikmati, itu kan tujuan mulia, sehingga semuanya harus mendukung," ujarnya.

Alokasi program bantuan pangan ini ditujukan untuk menjangkau sebanyak 33,2 juta atau tepatnya 33.244.408 Penerima Bantuan Pangan (PBP).

Tiap-tiap PBP berhak memperoleh pasokan 10 kilogram beras per bulan, sehingga total bantuan yang diterima mencapai 30 kilogram untuk masa alokasi tiga bulan.

Hendra Susanto menerangkan bahwa PBP merupakan kelompok masyarakat yang terdaftar pada desil 1-4 dalam Data Sosial Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).

Di samping alokasi periode Juli-September, skema penyaluran bantuan sebelumnya telah dituntaskan untuk alokasi masa Februari-Maret 2026.

"Kami ada dua kali penyaluran, Februari-Maret sudah 99,7 persen dan untuk periode kedua, yakni Juli, Agustus, September sudah 23,90 persen se-Indonesia. Target kami tetap 33,2 juta itu," ujar dia.

Pihak Perum Bulog mematok target agar seluruh proses distribusi bantuan pangan ini rampung secara menyeluruh pada 30 September 2026.

Di lain pihak, Kepala Perum Bulog Kantor Wilayah Jawa Timur Langgeng Wisnu Adinugroho mengutarakan bahwa angka realisasi penyaluran di Jawa Timur sudah menyentuh 24,56 persen atau setara 41.931 ton dari target total 170 ribu ton beras.

"Insya Allah Jawa Timur selalu 100 persen. Jumlah penerima 5,6 juta PBP, itu terbesar kedua setelah Jawa Barat," kata dia.

Langgeng Wisnu Adinugroho memaparkan, khusus untuk area operasional Perum Bulog Cabang Malang yang mencakup Kota Malang, Kota Batu, Kabupaten Malang, Kota Pasuruan, dan Kabupaten Pasuruan, kuota penerima tercatat sebanyak 627.529 PBP dengan pasokan beras sebesar 18.825 ton.

Terkini