Presdir Kena OTT KPK Saham Summarecon Tumbang Menjadi 312 Rupiah

Selasa, 15 September 2026 | 01:25:32 WIB
Summarecon Mall Milik PT Summarecon Agung Tbk.

JAKARTA - Pergerakan saham perusahaan properti PT Summarecon Agung Tbk. (SMRA) mengalami anjlok tajam setelah sang Presiden Direktur SMRA, Adrianto Pitojo Adhi, terseret dalam kasus dugaan korupsi.

Berdasarkan pencatatan data RTI Infokom, harga saham SMRA tumbang hingga 6,02 persen menuju level Rp312 pada penutupan sesi I perdagangan hari ini, Selasa (15/9/2026).

Laju pelemahan tersebut mencatatkan koreksi harga SMRA yang telah merosot 8,24 persen dalam kurun waktu sepekan terakhir. Posisinya saat ini mencerminkan penurunan sebesar 18,32 persen jika dihitung sejak awal tahun (year-to-date/YTD).

Dalam dinamika informasi paling gres, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan Adrianto Pitojo Adhi lewat Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang berkaitan dengan dugaan penyimpangan pengurangan Hak Guna Bangunan di wilayah Kabupaten Bogor.

Adrianto Adhi dikenal luas telah memiliki rekam jejak panjang pada ranah industri real estate. Dirinya pun bukan sosok baru di tubuh manajemen Summarecon.

Melihat laporan tahunan SMRA 2025, Adrianto mengawali kiprahnya di Summarecon pada 2005 dengan memangku jabatan Direktur Eksekutif untuk unit bisnis Summarecon Kelapa Gading. Tanggung jawabnya diperluas hingga mengelola unit bisnis Summarecon Bekasi pada 2009, sebelum ditunjuk menjadi Direktur SMRA pada 2013.

Warga Negara Indonesia (WNI) kelahiran Solo pada 1958 ini dipercaya menduduki kursi Direktur Utama SMRA pertama kali pada Juni 2015 lewat Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) tanggal 10 Juni 2015. Selanjutnya, posisinya diperpanjang lewat keputusan RUPS 2025 untuk masa bakti lima tahun berikutnya.

Lulusan gelar insinyur dari Universitas Diponegoro Semarang tahun 1985 ini sempat berkarier di PT Metropolitan Land sebagai General Manager dan Direktur pada rentang 2002 hingga 2005 sebelum bergabung ke grup Summarecon.

Dirinya aktif memegang posisi strategis di asosiasi perumahan, di antaranya menjadi Wakil Ketua Umum DPP Real Estate Indonesia (REI) periode 2010-2016, DPP REI Jakarta periode 2004-2010, hingga Badan Pertimbangan Organisasi (BPO) REI sejak 2016.

Adrianto saat ini juga mengemban amanah sebagai Wakil Kepala BPKPT Kadin Indonesia, Wakil Ketua Bidang Properti Kawasan Ekonomi APINDO, serta Wakil Ketua Umum Asosiasi Emiten Indonesia periode 2023-2026.

Melihat profil perseroan, PT Summarecon Agung Tbk. merupakan emiten yang bergerak dalam bidang properti dan real estate. Lini usahanya mencakup pengembangan properti, investasi dan manajemen properti, hingga fasilitas rekreasi dan perhotelan.

Daftar portofolio proyek unggulan yang dikembangkan Summarecon Agung meliputi Summarecon Kelapa Gading, Summarecon Serpong, Summarecon Bekasi, Summarecon Bandung, Summarecon Emerald Karawang, serta Summarecon Mutiara Makassar.

Terkini