Saham

Proyeksi Pergerakan IHSG Hari Ini Jumat 20 Februari 2026 Beserta Rekomendasi Saham Pilihan

Proyeksi Pergerakan IHSG Hari Ini Jumat 20 Februari 2026 Beserta Rekomendasi Saham Pilihan
Proyeksi Pergerakan IHSG Hari Ini Jumat 20 Februari 2026 Beserta Rekomendasi Saham Pilihan

JAKARTA - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan akhir pekan, Jumat (20 Februari 2026), diprediksi akan mengalami dinamika yang cukup menarik di tengah fluktuasi pasar global.

Investor kini tengah menanti arah kebijakan moneter terbaru serta merespons rilis laporan keuangan emiten-emiten besar yang mulai bermunculan. Berdasarkan analisis teknikal dan fundamental terkini, indeks diproyeksikan akan bergerak dalam rentang konsolidasi yang cenderung menguat terbatas, memberikan peluang bagi para pelaku pasar untuk melakukan seleksi saham-saham dengan fundamental kokoh namun harga masih terdiskon.

Kondisi pasar modal Indonesia pada penutupan perdagangan sebelumnya menunjukkan daya tahan yang cukup baik meskipun tekanan jual dari investor asing masih terasa di beberapa sektor perbankan.

Namun, optimisme terhadap pertumbuhan ekonomi domestik yang tetap stabil di angka 5 persen menjadi katalis positif yang menahan koreksi lebih dalam. Para analis sepakat bahwa level psikologis IHSG saat ini menjadi titik krusial untuk menentukan arah pergerakan hingga akhir bulan ini.

Analisis Rentang Support Dan Resistance IHSG Pada Perdagangan Akhir Pekan

Secara teknikal, pergerakan IHSG hari ini diperkirakan akan bermain pada area support dan resistance yang cukup lebar. Para analis memproyeksikan indeks akan bergerak di kisaran level 7.250 hingga 7.380. Jika IHSG mampu bertahan di atas level support kuatnya, maka potensi untuk menguji level resistance di atas 7.400 menjadi sangat terbuka lebar. Sebaliknya, pelemahan yang menembus batas bawah dapat memicu aksi jual teknis lanjutan.

Indikator MACD dan RSI saat ini menunjukkan sinyal netral menuju positif, yang mengindikasikan adanya akumulasi beli secara perlahan pada saham-saham blue chip. Fokus pasar hari ini juga akan tertuju pada pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS, yang secara historis memiliki korelasi erat dengan kepercayaan investor asing di pasar reguler. Penjagaan stabilitas mata uang oleh Bank Indonesia diharapkan mampu memberikan ketenangan bagi pasar saham hari ini.

Deretan Saham Pilihan Top Pick Dari Para Analis Terkemuka

Berdasarkan situasi pasar saat ini, beberapa broker dan sekuritas memberikan rekomendasi saham yang layak dicermati untuk perdagangan hari ini. Fokus utama tertuju pada sektor perbankan, konsumsi, dan komoditas yang dinilai memiliki prospek cerah. Berikut adalah beberapa saham pilihan yang masuk dalam radar pantauan:

BBCA (PT Bank Central Asia Tbk): Direkomendasikan beli dengan target harga yang disesuaikan, mengingat kinerja fundamentalnya yang terus mencatatkan pertumbuhan laba bersih yang solid.

TLKM (PT Telkom Indonesia Tbk): Menarik untuk dicermati seiring dengan ekspansi infrastruktur digital dan peningkatan trafik data yang stabil.

ASII (PT Astra International Tbk): Menjadi pilihan utama di sektor otomotif dan alat berat dengan valuasi yang dinilai masih cukup atraktif bagi investor jangka panjang.

UNVR (PT Unilever Indonesia Tbk): Mulai menunjukkan tanda-tanda pemulihan pada margin keuntungan, menjadikannya pilihan menarik di sektor consumer goods.

Rekomendasi ini tentu harus disesuaikan dengan profil risiko masing-masing investor, mengingat volatilitas pasar yang bisa berubah sewaktu-waktu akibat sentimen eksternal.

Sentimen Global Dan Domestik Yang Mempengaruhi Laju Bursa

Selain faktor teknikal, sentimen dari luar negeri tetap memegang peranan penting. Kebijakan suku bunga dari The Fed Amerika Serikat masih menjadi teka-teki yang membuat pasar cenderung bersikap wait and see. Jika data inflasi AS menunjukkan penurunan yang signifikan, hal ini bisa menjadi angin segar bagi pasar negara berkembang (emerging markets) termasuk Indonesia, karena dapat memicu aliran dana kembali (capital inflow).

Dari dalam negeri, rilis data ekonomi terkait neraca perdagangan dan indeks keyakinan konsumen menjadi poin yang dipantau ketat. Angka-angka ini akan memberikan gambaran sejauh mana daya beli masyarakat mampu menopang pertumbuhan emiten di sektor ritel dan manufaktur. Selain itu, dinamika harga komoditas global seperti minyak mentah dan batu bara juga akan memberikan warna tersendiri bagi pergerakan saham-saham di sektor energi pada hari ini.

Strategi Investasi Di Tengah Volatilitas Pasar Modal Tahun 2026

Menghadapi kondisi pasar yang fluktuatif pada Jumat ini, investor disarankan untuk menerapkan strategi buy on weakness atau membeli saat terjadi pelemahan pada saham-saham dengan rekam jejak dividen yang baik. Diversifikasi portofolio tetap menjadi langkah pencegahan yang paling efektif untuk meminimalisir risiko jika terjadi guncangan pasar yang tidak terduga.

Penting bagi pelaku pasar untuk tidak terlalu agresif dalam melakukan transaksi harian (day trading) jika belum memiliki pemahaman teknikal yang mendalam. Sebaliknya, investasi berorientasi jangka panjang pada perusahaan dengan manajemen yang kredibel tetap menjadi pilihan yang paling bijaksana di tahun 2026 ini.

Dengan tetap memantau berita-berita ekonomi terkini, investor diharapkan dapat mengambil keputusan yang tepat guna mengoptimalkan keuntungan di bursa saham Indonesia.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index