JAKARTA - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dikabarkan tengah melakukan pengkajian secara mendalam terkait peluang penyisihan sebagian porsi keuntungan korporasi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) guna dialokasikan sebagai cadangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Sebagaimana telah diketahui bersama, seluruh jajaran perusahaan pelat merah kini secara resmi telah dialihkan pengelolaannya di bawah naungan institusi Danantara sebagai konsekuensi logis dari amandemen Undang-Undang BUMN. Komponen dividen BUMN yang pada masa lalu rutin masuk menyumbang pos APBN melalui mekanisme Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) Kekayaan Negara Dipisahkan (KND) kini telah dialihkan pengelolaannya ke Danantara.
Meskipun demikian, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa membeberkan bahwa Presiden sedang mematangkan perencanaan strategis agar sebagian dari perolehan laba penghasilan BUMN tersebut dapat disisihkan dan difungsikan sebagai dana cadangan pengaman APBN.
"Danantara kan menghasilkan juga keuntungan. Presiden merencanakan sebagian keuntungan sebagai cadangan untuk APBN," terangnya kepada wartawan di kantor Kemenkeu, Jakarta, Selasa (11/8/2026).
Kendati demikian, Purbaya masih belum bersedia memberikan penjelasan secara rinci perihal teknis detail dari rencana kebijakan tersebut. Ia menyampaikan bahwa pihak pemerintah saat ini masih intensif menjalin komunikasi serta pembahasan bersama jajaran manajemen Danantara.
Sang Bendahara Negara itu juga menegaskan bahwa gagasan besar Presiden yang disampaikannya tersebut masih berada pada tahap awal pemikiran. Namun, ia memberikan jaminan kepastian bahwa ke depannya institusi Danantara akan tetap mengambil peran kontribusi bagi kas negara melalui pos pendapatan pemerintah.
Purbaya pun belum dapat memastikan secara definitif apakah nantinya instrumen cadangan fiskal yang bersumber dari pundi-pundi pendapatan BUMN ini bakal dikembalikan lagi ke dalam pos pos Penerimaan Negara Bukan Pajak Kekayaan Negara Dipisahkan (PNBP KND).
"Nanti kami lihat, itu baru ide. Jadi kontribusi Danantara ke saya yang saya tahu seperti itu," tuturnya.