JAKARTA - Manchester City tengah merancang strategi matang guna memboyong gelandang bintang Enzo Fernandez dari Chelsea pada jendela bursa transfer musim panas 2026.
Meskipun nominal harga transfer Enzo Fernandez menyentuh angka fantastis hingga 140 juta euro, pihak Man City memiliki skema tersendiri untuk menutupi biaya tersebut melalui hasil penjualan pemainnya.
Kehadiran Enzo Maresca sebagai juru taktik anyar mendorong perombakan skuad secara besar-besaran terus digulirkan.
Mantan pelatih Chelsea tersebut secara khusus memasukkan nama Fernandez ke dalam daftar prioritas utama guna memperkokoh lini tengah skuad The Citizens.
Chelsea Pasang Harga 140 Juta Euro
Kubu Chelsea dikabarkan siap melepas sang gelandang apabila ada klub yang sanggup memenuhi tuntutan harga yang mereka ajukan.
The Blues mematok harga Enzo Fernandez di angka 140 juta euro atau setara dengan kisaran Rp2,8 triliun.
Berdasarkan laporan dari pakar transfer ternama asal Italia, Fabrizio Romano, pihak Chelsea juga telah memberikan batasan tenggat waktu yang ketat kepada Manchester City.
Klub asal Manchester tersebut diwajibkan untuk segera melayangkan penawaran resmi sebelum hari Jumat (14/8/2026) pukul 17.00 waktu setempat jika berniat merampungkan proses transfer tersebut.
Meski Manchester City memiliki kekuatan finansial yang memadai untuk menebus harga mahal tersebut, manajemen klub tetap wajib memperhitungkan pengeluaran demi menjaga kepatuhan terhadap regulasi Financial Fair Play (FFP).
Situasi inilah yang kemudian mendorong Man City untuk mencari sumber pemasukan dana segar tambahan melalui skema penjualan pemain.
Rodri dan Reijnders Masuk Daftar Jual
Nama Rodri mencuat sebagai salah satu pemain yang berpotensi besar meninggalkan Stadion Etihad. Gelandang bertahan asal Spanyol itu santer dikaitkan dengan Barcelona menyusul adanya minat serius dari klub raksasa tersebut.
Pihak Man City membanderol harga Rodri sebesar 80 juta euro. Di sisi lain, Barcelona dilaporkan sudah melayangkan proposal tawaran perdana senilai 60 juta euro dan masih terbuka peluang untuk menaikkan nominal angka tersebut.
Selain Rodri, Tijjani Reijnders turut masuk ke dalam daftar rencana penjualan klub. Gelandang kreatif berkebangsaan Belanda itu kehilangan tempat utamanya di tim pada paruh kedua musim kompetisi lalu.
Man City bahkan dikabarkan telah mengantongi kesepakatan verbal dengan klub Liga Arab Saudi, Al Qadsiah, terkait rencana transfer Reijnders dengan nilai mahar mencapai 60 juta euro.
Dana Penjualan Bisa Biayai Enzo
Apabila Barcelona bersedia menaikkan tawaran harga untuk Rodri hingga menyentuh angka 80 juta euro, maka Man City berpotensi meraup pemasukan finansial yang masif dari hasil penjualan dua pemain tersebut.
Hasil penjualan Rodri senilai 80 juta euro yang diakumulasikan dengan transfer Tijjani Reijnders ke Al Qadsiah sebesar 60 juta euro akan menghasilkan total persis 140 juta euro.
Jumlah akumulasi tersebut setara dengan banderol harga Enzo Fernandez sesuai dengan tuntutan mutlak dari pihak Chelsea.
Skenario jitu ini membuka lebar peluang bagi Manchester City untuk membiayai kepindahan Fernandez sepenuhnya murni dari hasil penjualan dua gelandang mereka.
Dengan demikian, Maresca tetap dapat merekrut pemain buruan utamanya tanpa harus membuat klub mengalokasikan suntikan dana tambahan dari kas utama.
Enzo Fernandez sendiri diproyeksikan untuk mengemban peran krusial sebagai pilar utama dalam proyek perombakan lini tengah Manchester City menghadapi musim kompetisi 2026-2027.