Uji Coba Arema FC vs RANS FC 2-0: Eksperimen Tanpa Penyerang

Uji Coba Arema FC vs RANS FC 2-0: Eksperimen Tanpa Penyerang
Pemain Arema FC dan Rans Nusantara FC saat friendly match [FOTO: NET].

JAKARTA - Arema FC sukses memetik kemenangan 2-0 atas RANS Nusantara FC dalam pertandingan uji coba yang bergulir di Stadion Kanjuruhan Kepanjen, Kabupaten Malang, Sabtu (22/8/2026) sore.

Dua gol kemenangan Singo Edan masing-masing dibukukan oleh Diego Landis serta Gustavo Franca.

Bagi juru taktik Arema FC, Marcos Santos, raihan hasil akhir bukanlah satu-satunya fokus utama. Laga persahabatan ini lebih ditujukan guna menjaga ritme para pemain sekaligus menjajal beberapa skema alternatif menjelang digulirkannya Super League 2026-2027 pada September mendatang.

Marcos Santos Uji Permainan Tanpa Striker

Pada duel persahabatan kontra RANS Nusantara FC yang disaksikan langsung 4.495 penonton tersebut, Arema FC bertanding tanpa menurunkan penyerang tengah murni sepanjang babak pertama.

Marcos Santos hendak menguji opsi permainan tim sewaktu tidak memiliki pemain bertipe "nomor 9".

“Pertandingan yang sangat bagus untuk memberikan ritme kepada semua pemain. Kami masih memiliki beberapa pemain yang belum bisa bermain hari ini, tapi mereka akan segera kembali," ujar Marcos Santos.

"Sangat bagus juga untuk memberikan kesempatan kepada para pemain muda dari akademi. Penting bagi kami untuk melihat level fisik dan permainan mereka,” imbuhnya.

Arsitek tim asal Brasil itu memaparkan bahwa absennya sejumlah pilar membuat tim harus menerapkan variasi strategi berbeda.

Nama-nama seperti Joel Vinicius, Mauro Zijlstra, dan Gustavo Henrique belum bisa diturunkan dalam laga menghadapi RANS Nusantara FC.

“Kami melakukan bermain tanpa striker murni seperti saat di Piala Presiden. Jadi kami harus mencari solusi,” terangnya lagi.

Dua Gol di Babak Kedua

Sepanjang paruh pertama, Arema FC mampu mendominasi penguasaan bola, namun efektivitas dalam menggedor gawang lawan masih menjadi catatan penyempurnaan.

RANS tampil disiplin dalam menjaga kerapatan benteng pertahanan mereka. Sederet peluang Arema belum mampu membuahkan gol hingga turun minum, sehingga skor tetap imbang 0-0.

“Di babak pertama kami memiliki volume permainan dan penguasaan bola, tapi kurang agresivitas dalam penyelesaian akhir ke gawang," ucap Marcos Santos, pelatih berusia 47 tahun tersebut.

Namun, situasi berbalik usai jeda antar-babak. Singo Edan, julukan Arema FC, tampil kian bernafsu lewat alur permainan cepat serta umpan-umpan terobosan.

Gempuran tersebut akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-63. Diego Landis sukses membawa Arema memimpin 1-0.

Singo Edan tidak butuh waktu lama untuk memperlebar keunggulan. Gustavo Franca melesakkan gol kedua pada menit ke-69 sekaligus membawa Arema makin berjarak.

RANS sempat memperoleh kans memperkecil kedudukan lewat tembakan spekulasi jarak jauh Muhammad Rafli pada menit ke-77. Namun, usahanya sanggup ditepis oleh kiper Arema, Adi Satryo.

Kedudukan 2-0 untuk keunggulan Arema FC bertahan sampai laga usai.

"Di babak kedua kami menyesuaikan taktik, menciptakan lebih banyak peluang, dan memanfaatkannya dengan lebih baik. Jika tidak ada striker nomor 9, kami harus mencari solusi lain, dan itulah yang kami coba hari ini,” tutur Marcos Santos.

Sementara itu bagi penggawa Arema FC, Salim Tuharea, pertandingan uji tanding kontra RANS sangat berguna untuk memulihkan kondisi dan ritme bertanding setelah jeda libur pasca-Piala Presiden.

“Kami baru berlatih satu minggu ini dan kami mempersiapkan diri sebaik mungkin untuk menyambut liga di level terbaik,” pungkasnya.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index