Perkuat Sektor Publik, BPK dan SAI Timor Leste Teken MoU Kerja Sama

Perkuat Sektor Publik, BPK dan SAI Timor Leste Teken MoU Kerja Sama
Ketua BPK Isma Yatun [FOTO: NET].

JAKARTA - Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK) bersama dengan pihak Câmara de Contas do Tribunal de Recurso (CdC) atau yang dikenal sebagai Supreme Audit Institutions (SAI) Timor-Leste resmi melaksanakan penandatanganan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) guna mempererat jalinan kerja sama bilateral dalam ranah pemeriksaan sektor publik.

“Momentum ini mencerminkan komitmen berkelanjutan sekaligus semakin kuatnya kemitraan antara kedua pihak,” kata Ketua BPK Isma Yatun di hadapan Residen SAI Timor-Leste Afonso Carmona di Kampus Fakultas Vokasi Logistik Militer (FVLM) Universitas Pertahanan RI, Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Di dalam siaran keterangan tertulis yang berhasil dihimpun di Jakarta pada hari Rabu, Isma mengemukakan bahwa prosesi penandatanganan MoU tersebut merepresentasikan tonggak sejarah penting guna semakin mempererat hubungan kerja sama yang telah terbangun di antara kedua instansi selama beberapa kurun waktu terakhir.

Nota kesepahaman tersebut, lanjutnya, sekaligus menandai diresmikannya lembaran babak baru sinergi kolaborasi kedua belah pihak dalam menggapai visi misi bersama, utamanya perihal usaha mendongkrak mutu pemeriksaan, memperkokoh tingkat akuntabilitas, serta memacu penerapan tata kelola sektor publik ke arah yang jauh lebih optimal.

Melalui payung kesepakatan MoU tersebut, Isma menuturkan bahwa kedua institusi merumuskan cetak biru kerangka kerja sama yang komprehensif demi memfasilitasi arus pertukaran wawasan pengetahuan, kompetensi teknis, serta adopsi praktik terbaik, sekaligus mendukung akselerasi peningkatan kapasitas serta pengembangan profesionalitas SDM dengan senantiasa berpijak pada standar internasional serta prinsip tata kelola yang prima.

Agenda kunjungan resmi Residen SAI Timor-Leste menuju Kantor Pusat BPK di Jakarta pada bulan September 2025 lalu tercatat menjadi salah satu tonggak momentum penting dalam mengintensifkan ikatan kemitraan strategis kedua lembaga.

Berpangkal dari awal perintisan relasi sejak tahun 2016 silam, ia menyatakan bahwa agenda kemitraan antara BPK dengan SAI Timor-Leste terus mengalami perkembangan progresif melalui ragam program kegiatan, seperti penyelenggaraan forum pertemuan bilateral serta keikutsertaan aktif pihak SAI Timor-Leste dalam agenda program pelatihan kelas internasional yang dihelat oleh BPK pada rentang tahun 2024 hingga 2025. Rangkaian sinergi kolaborasi inilah yang kemudian menjadi fondasi dasar krusial bagi terwujudnya penandatanganan nota kesepahaman tersebut.

Menyongsong masa depan, menurut penuturannya, kedua lembaga menyatakan komitmen penuh guna terus merawat dan memperkuat jalinan kolaborasi demi tujuan peningkatan kapabilitas pemeriksaan sektor publik di internal masing-masing institusi maupun lingkup kawasan regional, utamanya melalui koridor asosiasi lembaga pemeriksa keuangan se-Asia Tenggara (ASEANSAI).

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index