Imbas Tertemper Truk KA Malabar Tiba Terlambat di Stasiun Malang

Imbas Tertemper Truk KA Malabar Tiba Terlambat di Stasiun Malang
Ilustrasi Penumpang Sedang Menunggu Kereta di Daerah Operasi 8 Surabaya.

JAKARTA — PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 8 Surabaya memastikan perjalanan Kereta Api (KA) 68 Malabar relasi Bandung-Malang yang sempat tertemper truk di Jalur Perlintasan Langsung (JPL) 295 Klaten telah tiba di Stasiun Malang.

"Sudah tiba tadi pukul 11.32 WIB," kata Manajer Humas KAI Daerah Operasi 8 Surabaya Mahendro Trang Bawono saat dikonfirmasi.

Berdasarkan keterangan dari KAI Daerah Operasi 8 Surabaya, KA 68 Malabar jika merujuk jadwal awal seharusnya tiba di Stasiun Malang pada pukul 06.52 WIB, atau mengalami keterlambatan sekitar 280 menit dengan mengangkut 100 orang penumpang.

Selain KA 68 Malabar, KA Gajayana Tambahan relasi Malang-Gambir yang membawa 142 penumpang turut mengalami keterlambatan kedatangan di Stasiun Malang akibat dampak dari peristiwa temperan tersebut.

KAI Surabaya menyatakan KA Gajayana Tambahan yang semula dijadwalkan tiba pukul 13.50 WIB diproyeksikan baru sampai di Stasiun Malang sekitar pukul 14.25 WIB.

Mahendro menjelaskan bahwa pengaturan pola operasional layanan kereta api yang mengalami keterlambatan segera dilakukan begitu proses penanganan di lokasi kejadian selesai secara menyeluruh.

Pihak KAI Surabaya pun menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh penumpang yang terdampak oleh insiden tersebut.

"Sekali lagi, kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dialami. Terima kasih atas kesabaran, pengertian dan kepercayaan pelanggan yang tetap bersama KAI," ucap dia.

KAI turut menyalurkan service recovery berupa minuman, makanan ringan, hingga makanan berat kepada seluruh penumpang terdampak sesuai dengan ketentuan durasi keterlambatan yang berlaku.

"Kami berharap layanan tersebut dapat membantu memenuhi kebutuhan pelanggan selama perjalanan mengalami keterlambatan," ujar dia.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index