ENERGINEWS.ID — Argentina kehilangan kapten yang menjadi simbol kebangkitan mereka di era modern. Lionel Messi, yang kini berusia 39 tahun, memutuskan gantung sepatu dari tim nasional. Pengumuman itu disampaikan melalui media sosial pribadinya pada Senin (31/8).
Setelah Kehilangan Sang Ayah
Keputusan ini tidak datang seketika. Messi dan Argentina kalah 0-1 dari Spanyol di final Piala Dunia 2026, 19 Juli lalu, lewat babak perpanjangan waktu di Stadion New York, New Jersey. Itu jadi kekalahan yang menempatkan Argentina sebagai runner up.
Seusai turnamen, Messi sempat berlibur ke Rosario, kampung halamannya, bersama keluarga. Ia kemudian kembali memperkuat Inter Miami pada awal Agustus. Namun musibah datang beberapa hari kemudian. Jorge Messi, ayahnya, meninggal dunia pada Jumat (7/8) malam waktu Argentina.
Tiga pekan setelah kepergian sang ayah, La Pulga resmi mengumumkan pensiun. Dalam surat perpisahannya, ia mengaku kata-kata itu sebenarnya sudah ditulis pada 21 Juli, dua hari setelah final. “Hari ini, setelah peristiwa yang menimpa ayah saya, keyakinan saya menjadi jauh lebih kuat dari sebelumnya,” tulisnya.
Surat Perpisahan untuk Argentina
Messi menuliskan salam perpisahan yang menyentuh. “Saya pergi dengan hati yang tenang dan rasa bangga karena telah memberikan, bersama rekan-rekan setim saya, momen-momen yang dulu hanya sebatas impian. Sungguh pengalaman luar biasa bisa menjalani semua ini bersama kalian. Saya mencintai kalian!” tulisnya.
Ia menutup suratnya dengan, “Terima kasih, Tuhan, karena telah menjadikan saya orang Argentina. Ayo, Argentina!”
Piala Dunia, Copa America, dan Finalissima
Dengan pensiunnya Messi, Argentina kehilangan pemain yang telah melengkapi semua gelar bergengsi. Messi mengantar Argentina juara Piala Dunia 2022 di Qatar, sekaligus meraih Golden Ball. Dua tahun sebelumnya, ia membawa Argentina menjuarai Copa America 2021, lalu mengulanginya pada 2024. Di sela itu, ada gelar Finalissima 2022.
Kini, fokus Messi hanya tersisa di Inter Miami. Klub Major League Soccer itu menjadi tempatnya berkarier saat ini, tempat ia kembali bermain pada awal Agustus sebelum ditinggal sang ayah.