JAKARTA - Persiapan Timnas Voli Putri Indonesia menghadapi Asian Games 2026 kini berlanjut ke tahap pemusatan latihan nasional (pelatnas). PP PBVSI telah memanggil sebanyak 12 pemain voli indoor untuk menjalani persiapan menghadapi ajang olahraga terbesar se-Asia tersebut.
Para pemain yang dipanggil akan mengisi lima peran berbeda dalam tim. Kelima posisi tersebut mencakup setter, opposite, middle blocker, outside hitter, serta libero.
Sektor kepelatihan dipastikan tidak mengalami perubahan, dengan Marco Sugiyama yang kembali dipercaya menukangi Timnas Voli Putri Indonesia. Kepastian mempertahankan pelatih kepala tersebut disampaikan langsung oleh Wakil Kepala Bidang Prestasi PP PBVSI, Loudry Maspaitella.
"Pelatih utama tetap Marco Sugiyama," ujar Loudry, melalui rilis dari PBSI, Rabu (2/9/2026).
Pada posisi setter, dua nama yang dipanggil adalah Arneta Putri Amelia dan Ajeng Nur Cahaya. Dua pemain yang sama-sama berasal dari Jawa Timur ini siap menjalani program pelatnas di bawah arahan Marco Sugiyama.
Untuk posisi opposite, PBVSI menyertakan Khanza Putri Yanzi serta Azzahra Dwi Febyane ke dalam daftar panggil. Khanza merupakan atlet asal Jawa Timur, sementara Azzahra merupakan pemain asal Jawa Barat.
Sektor middle blocker diperkuat oleh tiga pemain, yakni Maradanti Namira, Chelsa Berlian Nurtomo, dan Geoanny Cahyarningtyas. Maradanti berasal dari DI Yogyakarta, Chelsa mewakili Jakarta, sedangkan Geoanny berdomisili di Jawa Timur.
Posisi outside hitter menjadi sektor dengan jumlah pemain terbanyak dalam daftar pemanggilan kali ini. Empat nama yang dipanggil meliputi Medioll Steofanny Yoku dan Putri Nur Agustina asal Jawa Timur, Ersandrina Devega dari Jawa Tengah, serta Tina Syifa Sabila Salim yang berasal dari Jawa Barat.
Sementara itu, slot libero hanya diisi oleh satu nama. Guretno Indah Cahyani menjadi pemain tunggal yang dipercaya mengisi posisi libero dan tercatat berasal dari Jawa Timur.
Berdasarkan asal daerah pengirim, Jawa Timur mendominasi daftar nama pemain pelatnas Timnas Voli Putri Indonesia kali ini. Sebanyak tujuh dari total 12 atlet yang dipanggil berasal dari provinsi tersebut.
Jawa Barat mengirimkan dua wakil ke dalam skuad, sementara Jakarta, DI Yogyakarta, dan Jawa Tengah masing-masing menyumbangkan satu nama.
Tidak hanya daftar pemain, PBVSI turut menetapkan jajaran staf dan ofisial pendamping tim. Pedro B. Lilipaly ditunjuk menjabat asisten pelatih, Bobby Ade Setiawan bertugas sebagai analis statistik, dan Lourina Henriette dipercaya memegang peran pelatih fisik.
Pemanggilan 12 pemain ini menjadi langkah awal persiapan Timnas Voli Putri Indonesia menuju gelaran Asian Games 2026 di Jepang pada September hingga Oktober 2026.
Daftar 12 Pemain Timnas Voli Putri untuk pelatnas Asian Games 2026:
Arneta Putri Amelia - Setter - Jawa Timur
Ajeng Nur Cahaya - Setter - Jawa Timur
Khanza Putri Yanzi - Opposite - Jawa Timur
Azzahra Dwi Febyane - Opposite - Jawa Barat
Maradanti Namira - Middle blocker - DI Yogyakarta
Chelsa Berlian Nurtomo - Middle blocker - Jakarta
Geoanny Cahyarningtyas - Middle blocker - Jawa Timur
Medioll Steofanny Yoku - Outside hitter - Jawa Timur
Ersandrina Devega - Outside hitter - Jawa Tengah
Putri Nur Agustina - Outside hitter - Jawa Timur
Tina Syifa Sabila Salim - Outside hitter - Jawa Barat
Guretno Indah Cahyani - Libero - Jawa Timur