PT Vale Optimistis Prospek Nikel Solid Seiring Tren AI dan Robotik

PT Vale Optimistis Prospek Nikel Solid Seiring Tren AI dan Robotik
Aktivitas pertambangan PT Vale Indonesia.

JAKARTA - PT Vale Indonesia Tbk (INCO) menilai prospek usaha pertambangan nikel tetap solid dalam kurun beberapa tahun mendatang seiring pesatnya kemajuan teknologi modern seperti kecerdasan buatan (AI) hingga kendaraan terbang listrik lepas landas vertikal (eVTOL).

"Tapi saya melihat ke depan, nikel ini masih sangat promising," kata Presiden Direktur dan CEO PT Vale Bernardus Irmanto dalam paparan publik (public expose) secara daring di Jakarta, Kamis.

"Kami tidak hanya melihat pemakaian nikel sebagai baterai mobil listrik, tapi kami melihat juga tren-tren ke depan tentang robotics, tentang AI, tentang data center, tentang eVTOL, misalnya, yang akan membutuhkan banyak sekali volume nikel," imbuhnya.

Menurut Bernardus, peluang bisnis tersebut tergolong menjanjikan di tengah berbagai tantangan, terutama dari kondisi geopolitik global yang dapat berimbas pada lonjakan harga bahan pendukung kegiatan operasional.

"Kami masih melihat prospek nikel ke depan bagus, solid, walaupun dalam jangka pendek mungkin ada turbulence dari sisi balance supply-demand, kemudian juga kondisi geopolitik yang mempengaruhi harga-harga komoditas yang memang digunakan untuk produksi nikel," jelas dia.

Ia menambahkan, seiring tingkat kematangan teknologi yang kian sempurna, tingkat kebutuhan nikel sebagai komponen utama maupun pendukung tetap relevan di masa mendatang.

"Apalagi kalau teknologi itu sudah maturing, maka kebutuhan nikel itu akan bertambah, didorong juga karena kebutuhan-kebutuhan baru. Jadi we are investing today for tomorrow, untuk kebutuhan-kebutuhan di kemudian hari," kata Bernardus.

Walau begitu, ia menekankan pentingnya langkah mitigasi jangka pendek hingga menengah bagi perseroan, terlebih saat menghadapi tingginya volatilitas harga komoditas di pasar global.

"Jadi yang kami harus hati-hati adalah menavigasi short term. Jadi, yang short term shock terkait dengan profitability, terkait komoditas yang fluktuatif, tentang harga-harga komoditas yang sedang tinggi, itu harus kami mitigate," kata Bernardus.

Ia membeberkan bahwa PT Vale tengah mematangkan diversifikasi komoditas lewat realisasi proyek-proyek strategis guna mendongkrak daya saing sekaligus memberi nilai tambah produk.

"Kami akan mempunyai produk-produk yang ter-diversifikasi, ada nikel matte, kami juga masih punya ore, dan cara kami juga bring value from those product," kata Bernardus.

"Kami juga punya partnership yang lengkap, artinya bukan hanya memproduksi saja, tetapi the end off-taker, (seperti) pabrikan mobil dan pabrikan baterai itu ada sebagai partner kami," imbuhnya.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index