Kapal Induk Hibah Italia Garibaldi Tiba di Tanjung Priok, Segera Jadi Gajah Mada

Kapal Induk Hibah Italia Garibaldi Tiba di Tanjung Priok, Segera Jadi Gajah Mada

ENERGINEWS.ID — Kapal induk pertama Indonesia, ITS Giuseppe Garibaldi, merapat di Dermaga 107 Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat (18/9), disambut marching band TNI dengan lagu Betawi "Si Jali Jali". Kapal sepanjang 180 meter itu diperoleh lewat hibah Pemerintah Italia setelah negosiasi lebih dari setahun, dan direncanakan berganti nama menjadi Gajah Mada.

ITS Giuseppe Garibaldi memasuki kawasan pelabuhan sekitar pukul 07.58 WIB. Sejumlah pejabat tinggi pertahanan hadir menerima kedatangan kapal, di antaranya Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, KSAL Laksamana TNI Muhammad Ali, serta KSAU Marsekal TNI Mohamad Tonny Harjono.

Kedatangan kapal disambut tabuhan gendang tim marching band TNI. Proses penyambutan masih berlangsung saat kapal bersandar di dermaga.

Dari Rencana Beli Jadi Hibah Cuma-Cuma

Indonesia memperoleh Garibaldi bukan lewat pembelian, melainkan hibah Pemerintah Italia. Negosiasi berlangsung lebih dari satu tahun dan sempat berubah skema, dari rencana akuisisi berbayar menjadi transfer tanpa biaya.

Kapal perang ini memiliki panjang 180 meter dan lebar 33 meter. Bobotnya mencapai 13.000 ton.

Perjalanan Panjang dari Italia hingga Bangka

Garibaldi berangkat dari Italia sejak Senin (24/8). Sepanjang perjalanan, kapal dikawal kapal perang Angkatan Laut Italia.

Kepala Dinas Penerangan TNI AL Laksamana Pertama TNI Tunggul menyebut kapal induk sempat singgah di beberapa negara, salah satunya Sri Lanka. Dari Sri Lanka, Garibaldi masuk perairan Indonesia melalui Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) I atau perairan Bangka, Bangka Belitung.

Saat memasuki wilayah Indonesia, kapal langsung dikawal dua kapal perang TNI AL: KRI Brawijaya-320 dan KRI Prabu Siliwangi-321.

Gajah Mada dan Arah Kekuatan Laut RI

Setelah serah terima, kapal induk ini direncanakan berganti nama menjadi Gajah Mada. Nama itu merujuk pada patih legendaris Majapahit yang dikenal sebagai pemersatu Nusantara.

Kehadiran kapal induk pertama ini menandai kemampuan baru TNI AL. Sebelumnya, Indonesia belum pernah mengoperasikan kapal dengan kategori induk, yang memungkinkan pengerahan pesawat tempur dari laut.

Detail rencana operasional, termasuk penempatan armada dan jadwal perawatan, belum diumumkan. Publik menunggu langkah lanjutan setelah proses serah terima rampung.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index