Mengungkap 4 Manfaat Permainan Darts untuk Tubuh dan Pikiran

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:23:31 WIB
Ilustrasi Orang Bermain Darts.

JAKARTA - Olahraga darts kian memikat perhatian generasi muda karena menawarkan sensasi permainan yang tidak sekadar mengandalkan presisi lemparan.

Sajian olahraga ini menuntut tingkat konsentrasi tinggi serta penyusunan taktik yang matang dari setiap pemainnya.

Berbeda dari cabang olahraga lain yang menguras fisik, darts dimainkan cukup dengan berdiri tegak di hadapan papan sasaran lalu mengarahkan anak panah ke titik target.

Meski terkesan simpel, tiap lemparan butuh kecermatan penuh agar tepat membidik sasaran.

Oleh karena itu, darts tidak cuma menjadi pilihan sarana pengisi waktu luang, melainkan menyajikan deretan manfaat kesehatan apabila dimainkan secara konsisten.

Manfaat utama dari permainan darts adalah menggembleng fokus serta ketajaman konsentrasi.

Pemain wajib mengamati target, menyelaraskan postur tubuh, serta mengkalkulasi arah lemparan sebelum akhirnya melepaskan anak panah dari jemari.

Dewan Pembina Persatuan Olahraga Darts Indonesia (PORADI), Bimo Setiawan, menyampaikan bahwa latihan teratur membantu memelihara daya fokus pemain.

“Jika rutin latihan, para pemainnya bisa terus mendorong tingkat fokus, terlebih kelompok Gen Z dan Milenial sekarang sangat sering terpapar gawai dalam aktivitas sehari-hari,” kata Bimo dalam Konferensi Pers Darts Final Super League sekaligus Pembukaan Darts Hub Ultimate di Lotte Mart Kelapa Gading, Jakarta Utara, Minggu (9/8/2026).

Lantaran pemakaian gawai harian kerap memecah perhatian, olahraga darts memaksa pemain memusatkan seluruh atensi ke satu titik sasaran selama laga berjalan.

Selain fokus, permainan ini turut menguji ketajaman strategi.

Pemain tidak sekadar melempar anak panah ke papan, melainkan memperhitungkan langkah lanjutan yang paling menguntungkan.

Bimo menilai proses ini secara langsung mengaktifkan daya pikir para pemain.

“Di permainan ini akan melatih strategi pemain juga, sehingga mengasah keterampilan otak dalam melempar panahnya,” ujarnya.

Setiap lemparan menjadi bagian integral dari strategi, di mana pemain dituntut memadukan kendali motorik halus dengan pengambilan keputusan yang cermat.

Olahraga ini juga efektif membangkitkan rasa percaya diri ketika lemparan berhasil mengenai target dengan presisi.

Dartslive Singapore Senior Advisor, Annie Theo mengatakan, keberhasilan tersebut dapat membuat pemain merasa lebih percaya diri.

“Ketika para pemain perempuan berdiri dan berhasil mengenai bagian bull, mereka merasa percaya diri dan merasa senang dengan diri mereka sendiri,” kata Annie.

Annie menambahkan bahwa olahraga ini sama sekali tidak mengandalkan keunggulan fisik.

“Permainan darts bukan tentang tenaga, melainkan mengasah fokus dan keterampilan pemain,” ujarnya.

Hal ini menjadikan darts sangat inklusif dan dapat dimainkan oleh beragam lintas usia maupun gender tanpa mensyaratkan otot yang kuat.

Meski dimainkan di dalam ruangan, darts tetap memaksa tubuh pemain aktif bergerak.

Bimo menyebut pemain bisa menghabiskan durasi berjam-jam dalam posisi berdiri saat memutar strategi dan melempar.

“Kemudian fisik juga tetap bergerak meskipun di dalam ruangan, karena mereka berdiri dan bermain berjam-jam,” kata Bimo.

Aktivitas berdiri, berjalan mengambil panah, hingga menembak sasaran membuat tubuh tidak berdiam diri, sehingga menjadi alternatif olahraga ringan yang ideal bagi anak muda di tengah tingginya pemakaian gawai.

Terkini