Kebakaran di Sekolah Ini, Pertamina Sediakan 4 Tenda dan 160 Meja Kursi untuk Belajar

Jumat, 28 Agustus 2026 | 08:48:00 WIB

ENERGINEWS.ID — Kebakaran yang melanda SMPN 19 Kota Bengkulu sempat memaksa para siswa mengikuti kegiatan belajar dalam dua gelombang, pagi dan siang, karena ruang kelas yang tersedia tidak mencukupi. Kondisi itu berlangsung selama masa pemulihan sarana pendidikan di Kelurahan Padang Serai, Kecamatan Kampung Melayu, Kota Bengkulu.

Pertamina Patra Niaga merespons kebutuhan tersebut dengan menghadirkan fasilitas belajar sementara. Bantuan yang disalurkan meliputi empat unit tenda, 160 unit meja dan kursi, enam papan tulis, serta enam unit kipas blower.

Fasilitas Penunjang Belajar yang Diserahkan

Penyerahan bantuan dilakukan langsung di lingkungan sekolah pada Rabu pekan lalu. Fasilitas ini dirancang untuk menggantikan fungsi ruang kelas yang rusak akibat kebakaran, sehingga proses belajar mengajar dapat berjalan lebih nyaman dan efektif.

Dengan tambahan sarana tersebut, sekolah tidak lagi bergantung sepenuhnya pada ruang kelas permanen yang tersisa. Para guru juga memiliki ruang gerak lebih leluasa untuk membagi jadwal mengajar tanpa harus memangkas jam pelajaran.

Alasan Pertamina Turun Tangan

Manajer CID Planning, Monev, and Reporting Pertamina Patra Niaga, Edward Manaor Siahaan, menyebut pendidikan sebagai fondasi penting bagi masa depan anak-anak. Menurutnya, kondisi pascakebakaran membutuhkan kolaborasi berbagai pihak agar proses pemulihan berjalan cepat.

"Melalui program TJSL, kami memandang pendidikan sebagai fondasi penting bagi masa depan anak-anak. Kami berharap fasilitas yang diberikan dapat membuat kegiatan belajar lebih nyaman, efektif, dan bermanfaat bagi siswa," ujar Edward dalam keterangan resminya, Jumat (28/8/2026).

Vice President Corporate Communications Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, menambahkan bahwa pemulihan pascakebakaran tidak seharusnya menghambat siswa mendapatkan pengalaman belajar yang layak. Ia menegaskan kehadiran perusahaan di tengah masyarakat tidak hanya berupa penyediaan fasilitas, tetapi juga kegiatan yang memberi nilai tambah.

Edukasi Energi dan Keselamatan bagi Siswa

Pertamina Patra Niaga tidak berhenti pada penyerahan sarana. Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan edukasi energi mengenai produk Pertamina serta pelatihan keselamatan yang dipandu tim Health, Safety, Security & Environment (HSSE).

Para siswa mendapat materi tentang kewaspadaan terhadap api dan praktik sederhana memadamkan api secara aman. Sesi ini dikemas interaktif dengan kuis berhadiah agar siswa lebih mudah menyerap materi.

Kegiatan ini turut dihadiri Pemerintah Kota Bengkulu, BPBD Kota Bengkulu, Sentra Dharma Guna Bengkulu, serta jajaran Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel dan Fuel Terminal Pulau Baai.

Apresiasi dari Dinas Pendidikan dan Sekolah

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bengkulu, Ilham Putra, menyampaikan terima kasih atas kepedulian Pertamina Patra Niaga. Ia menilai fasilitas ini sangat berarti agar proses pembelajaran tetap berjalan baik selama masa pemulihan.

Senada dengan itu, Kepala SMPN 19 Kota Bengkulu, Lia Anggraini, berharap bantuan ini memicu semangat belajar siswa. "Semoga semangat belajar siswa terus tumbuh dan mereka tetap bisa belajar dengan nyaman serta meraih prestasi meskipun sekolah masih dalam proses pemulihan," tuturnya.

Inisiatif ini sejalan dengan kontribusi Pertamina terhadap Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya Tujuan 4 tentang Pendidikan Berkualitas dan Tujuan 17 tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

Terkini