JAKARTA - Bagi masyarakat di wilayah Sulawesi Selatan yang berencana melakukan perjalanan laut, PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) telah merilis jadwal resmi keberangkatan kapal dari Pelabuhan Soekarno-Hatta, Makassar.
Memasuki periode pertengahan hingga akhir Februari 2026, arus penumpang diprediksi akan mengalami dinamika yang cukup tinggi seiring dengan momen libur panjang. Makassar, sebagai pelabuhan hub utama di Kawasan Timur Indonesia, akan melayani berbagai rute strategis mulai dari wilayah Barat hingga ujung Timur Nusantara. Informasi jadwal ini menjadi krusial agar calon penumpang dapat mengatur waktu keberangkatan dengan lebih presisi dan menghindari penumpukan di pelabuhan.
Penyusunan rencana perjalanan melalui jalur laut memerlukan ketelitian ekstra terkait estimasi waktu kedatangan dan keberangkatan kapal. Pelni memastikan armada yang beroperasi dalam kondisi prima untuk menunjang kenyamanan penumpang selama perjalanan lintas pulau yang memakan waktu beberapa hari. Berikut adalah rincian rute, armada kapal, serta poin penting yang harus diperhatikan oleh para pelancong laut untuk periode dua pekan ke depan.
Daftar Armada Dan Rute Pelayaran Utama Dari Pelabuhan Makassar
Selama periode 14 hingga 28 Februari 2026, sejumlah kapal besar (tipe 1000 hingga 2000 penumpang) dijadwalkan merapat dan berangkat dari Makassar. Beberapa armada yang akan melayani rute ini antara lain KM Labobar, KM Ummini, KM Dobonsolo, KM Sinabung, hingga KM Bukit Siguntang. Kapal-kapal ini akan menghubungkan Makassar dengan berbagai kota pelabuhan utama seperti:
Rute Ke Arah Barat: Melayani tujuan Bau-Bau, Surabaya, hingga Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta.
Rute Ke Arah Timur: Menuju wilayah Ambon, Sorong, Manokwari, hingga Jayapura.
Rute Ke Arah Utara: Menghubungkan Makassar dengan Balikpapan, Tarakan, hingga Nunukan.
Setiap kapal memiliki karakteristik fasilitas dan kecepatan yang berbeda, sehingga calon penumpang disarankan untuk memilih armada yang paling sesuai dengan kebutuhan estimasi waktu tiba di kota tujuan.
Prosedur Pemesanan Tiket Secara Daring Dan Aturan Di Pelabuhan
Untuk meningkatkan efisiensi dan transparansi, Pelni sangat menyarankan calon penumpang untuk melakukan pembelian tiket melalui aplikasi Pelni Mobile atau situs web resmi. Pembelian secara daring tidak hanya memudahkan proses transaksi tetapi juga memastikan penumpang mendapatkan tempat tidur (berth) sesuai dengan nomor yang tertera pada tiket. Hindari membeli tiket melalui calo atau pihak ketiga yang tidak resmi demi keamanan data dan keabsahan tiket saat proses boarding di pelabuhan.
Selain itu, penumpang diimbau untuk tiba di Pelabuhan Soekarno-Hatta Makassar setidaknya tiga hingga empat jam sebelum jadwal keberangkatan kapal. Proses pemeriksaan identitas dan barang bawaan melalui mesin pemindai memerlukan waktu yang cukup lama, terutama saat volume penumpang sedang meningkat.
Pastikan dokumen identitas seperti KTP asli dibawa dan ditunjukkan kepada petugas saat melakukan cetak kartu naik (boarding pass).
Tips Perjalanan Aman Dan Nyaman Menggunakan Kapal Laut Pelni
Menempuh perjalanan jauh di lautan tentu membutuhkan kesiapan fisik dan mental. Berikut adalah beberapa tips praktis agar pengalaman berlayar Anda tetap menyenangkan:
Bawa Barang Secukupnya: Pastikan berat barang bawaan tidak melebihi ketentuan bebas bagasi untuk menghindari biaya tambahan dan kepadatan di dalam kabin.
Persediaan Logistik Pribadi: Meskipun kapal menyediakan makanan rutin, membawa camilan tambahan dan obat-obatan pribadi (seperti obat anti-mabuk laut) sangat disarankan.
Jaga Kebersihan Fasilitas Umum: Hormati sesama penumpang dengan menjaga kebersihan di area dek, kamar mandi, dan tempat ibadah selama pelayaran.
Pantau Perubahan Jadwal: Cuaca buruk atau kendala teknis dapat memengaruhi jadwal kedatangan kapal; selalu cek informasi terbaru secara berkala melalui kanal resmi.