JAKARTA - Pergerakan harga untuk sejumlah bahan pangan strategis terpantau bervariasi. Lonjakan harga tertinggi melanda komoditas cabai rawit merah yang meroket hingga 8,72 persen hingga menyentuh angka Rp76.050 per kilogram.
Berdasarkan pemutakhiran data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Bank Indonesia (BI), komoditas cabai merah besar terkerek naik 3,35 persen menjadi Rp50.900 per kg, sedangkan cabai merah keriting melonjak 3,80 persen ke posisi Rp53.250 per kg.
Tren Kenaikan turut terjadi pada kelompok cabai lainnya, di mana cabai rawit hijau merangkak naik 5,08 persen menjadi Rp59.950 per kg dan cabai rawit merah melonjak 8,72 persen menjadi Rp76.050 per kg.
Untuk kelompok komoditas beras, varian kualitas bawah I naik 0,34 persen menjadi Rp14.850 per kg. Beras kualitas medium I melambung 0,30 persen menjadi Rp16.550 per kg, serta beras kualitas super I terkerek 0,28 persen menuju level Rp17.800 per kg.
Pada sektor bahan pangan protein, pasokan daging ayam ras bergerak naik 1,31 persen menjadi Rp42.550 per kg. Daging sapi kualitas I terangkat 0,26 persen ke harga Rp151.850 per kg, sementara daging sapi kualitas II bergeser naik 0,07 persen menjadi Rp142.600 per kg.
Komoditas telur ayam ras juga mencatatkan peningkatan sebesar 0,85 persen menjadi Rp29.500 per kg. Di samping itu, komoditas gula pasir ikut merangkak naik 0,26 persen menuju harga Rp19.050 per kg.
Berbanding terbalik, beberapa komoditas pangan justru mengalami pencerahan harga. Bawang merah ukuran sedang melandai 1,03 persen menjadi Rp38.450 per kg, lalu bawang putih ukuran sedang terkoreksi 0,75 persen ke posisi Rp39.850 per kg.
Adapun untuk komoditas gula pasir dengan kualitas premium juga tercatat mengalami penurunan sebesar 0,25 persen sehingga harganya menjadi Rp20.300 per kg.