JAKARTA - PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) secara resmi meluncurkan sistem Host to Host (H2H) pembayaran terintegrasi sebagai langkah mempermudah proses pembayaran mitra kerja memanfaatkan keunggulan sistem digital.
Dalam menghadirkan layanan ini, perseroan memanfaatkan Application Programming Interface (API) dari PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) yang telah memenuhi Standar Nasional Open API (SNAP).
Direktur Keuangan WSKT Wiwi Suprihatno menjelaskan bahwa penerapan H2H merupakan bukti konkret transformasi digital yang memperkokoh proses sentralisasi pembayaran di lingkungan perseroan.
“Hal ini sejalan dengan transformasi Waskita yang mengacu pada delapan stream. Salah satunya transformasi bisnis dalam rangka penguatan tata kelola dana demi mewujudkan Good Corporate Governance (GCG),” ujar Wiwi.
Lewat inovasi H2H berstandar SNAP ini, Wiwi menyebutkan pengajuan pembayaran oleh tim proyek tidak lagi membutuhkan dokumen fisik karena seluruh proses beralih secara digital melalui aplikasi SAP.
Dampaknya, tim proyek mampu memantau alur pengajuan secara langsung kapan saja dan di mana saja, sementara mitra kerja Waskita memperoleh informasi status pembayaran tagihan secara real time.
“Penerapan H2H berdampak positif terhadap pengelolaan arus kas serta sejalan dengan prioritas dan strategi perseroan. Ke depannya Waskita Karya akan melakukan digitalisasi menyeluruh terhadap sistem operasional perusahaan,” ujar Wiwi.
Perseroan turut mencatatkan diri sebagai entitas konstruksi perdana yang meraih sertifikasi SNAP dalam rangkan memperkuat fondasi digitalisasi dan kemudahan transaksi.
Wiwi juga menyampaikan apresiasi mendalam kepada BNI yang senantiasa mendukung penguatan ekosistem digital Waskita Karya, serta meyakini sinergi ini memberikan dampak positif bagi kedua instansi.
“Pemanfaatan layanan API BNI merupakan wujud kolaborasi BUMN yang bertujuan memudahkan masyarakat sekaligus mendorong sistem pembayaran nasional. Diharapkan kerja sama yang terjalin dapat terus berjalan dan mewujudkan digitalisasi berkelanjutan,” kata Wiwi.