Cary Joji Fukunaga Pimpin Juri Zurich Film Festival 2025

Cary Joji Fukunaga Pimpin Juri Zurich Film Festival 2025

ENERGINEWS.ID — Sutradara Hollywood Cary Joji Fukunaga ditunjuk sebagai ketua juri Feature Film Competition di Zurich Film Festival tahun ini. Kompetisi tersebut diikuti 14 film dan memperebutkan hadiah utama Golden Eye senilai CHF 25.000 atau sekitar USD 30.340. Penunjukan ini menandai kembalinya Fukunaga ke festival yang pernah menayangkan film James Bond-nya, "No Time to Die", sebagai Gala Premiere pada 2021.

Cary Joji Fukunaga, penulis sekaligus sutradara asal Amerika Serikat, dipercaya memimpin dewan juri Feature Film Competition di Zurich Film Festival. Kompetisi utama tersebut diikuti 14 film yang seluruhnya merupakan karya fitur pertama, kedua, atau ketiga dari para sutradaranya.

Hadiah tertinggi di kategori ini adalah Golden Eye yang disertai uang tunai CHF 25.000 atau setara USD 30.340. Angka tersebut menjadikannya salah satu prize bergengsi di kalender festival film Eropa.

Susunan Juri Feature Film Competition

Fukunaga tidak sendirian menilai 14 film peserta. Ia didampingi aktris Swiss-Prancis Ella Rumpf yang dikenal lewat "Love Letters", sutradara dan penulis skenario Meksiko Fernando Eimbcke ("Moscas"), produser Julie Billy ("The Little Sister"), serta editor dan sutradara film Italia Walter Fasano ("Nino – Un Film Su Nino Rota").

Kombinasi ini menggabungkan perspektif Hollywood, sinema Eropa, dan tradisi film independen Latin. Zurich memang rutin meracik juri lintas negara untuk menjaga kredibilitas penilaian.

Sine Plambech Pimpin Juri Dokumenter

Di kategori Documentary Competition, sineas sekaligus antropolog Denmark Sine Plambech dipercaya sebagai presiden juri. Sama seperti kompetisi fitur, kategori dokumenter juga diikuti 14 film.

Plambech didampingi sinematografer Spanyol Alfredo de Juan ("Edge of the Unknown"), produser Norwegia Anne Köhncke ("Pervert Park"), sutradara Swiss Jela Hasler ("Les Nouvelles Èves"), serta sutradara dan produser Austria Nikolaus Geyrhalter ("Homo Sapiens").

Jejak Fukunaga dan Plambech di Zurich

Nama Fukunaga bukan sosok asing bagi Zurich Film Festival. Film fitur pertamanya, "Sin Nombre", pernah berlaga di kompetisi festival tersebut pada 2009.

Pada 2021, Zurich kembali menampilkan karyanya lewat Gala Premiere film James Bond "No Time to Die". Fukunaga juga dikenal lewat "Jane Eyre", "Beasts of No Nation", dan ikut menulis adaptasi novel Stephen King, "It", pada 2017.

Di dunia televisi, ia meraih Emmy untuk Outstanding Directing lewat musim pertama serial HBO "True Detective". Proyek terbarunya adalah adaptasi novel Jo Nesbo berjudul "Blood on Snow" yang baru saja selesai produksi.

Sementara Plambech punya sejarah manis di Zurich. Debut dokumenternya, "Heartbound", memenangi Golden Eye pada 2018. Film terbarunya, "Rescue", akan menggelar premiere Eropa di festival yang sama.

Posisi Zurich di Peta Festival Film

Zurich Film Festival konsisten menjadi ajang bagi sineas emerging untuk unjuk gigi sebelum masuk sirkuit festival yang lebih besar. Penunjukan juri seperti Fukunaga dan Plambech memperkuat posisi festival ini di antara deretan acara film bergengsi Eropa.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index