Kementerian ESDM Lelang 8 Blok Migas Tahap II 2026, Tujuh via Penawaran Langsung

Kementerian ESDM Lelang 8 Blok Migas Tahap II 2026, Tujuh via Penawaran Langsung

ENERGINEWS.ID — Kementerian ESDM membuka lelang delapan wilayah kerja minyak dan gas bumi Tahap II 2026, dengan tujuh blok ditawarkan lewat mekanisme penawaran langsung dan satu blok secara reguler. Lelang ini jadi bagian dari upaya pemerintah menggenjot eksplorasi demi menjaga pasokan energi nasional di masa depan.

Tujuh wilayah kerja dilelang melalui mekanisme penawaran langsung, sementara satu blok lain ditawarkan secara reguler. Langkah ini menandai upaya pemerintah membuka peluang eksplorasi baru sekaligus mengoptimalkan potensi migas nasional.

Daftar Blok yang Dilelang

Blok yang masuk skema penawaran langsung adalah Jago, Mahesa, Rafflesia, Belibis, Talu, Manta, dan Palu. Adapun blok Leti Selatan ditawarkan lewat mekanisme lelang reguler.

Bagi badan usaha dan bentuk usaha tetap yang berminat, akses dokumen penawaran (bid document) untuk tujuh blok penawaran langsung dibuka 17 September 2026 hingga 31 Oktober 2026. Batas akhir pemasukan dokumen partisipasi ditetapkan 2 November 2026.

Khusus Blok Leti Selatan, akses bid document berlangsung lebih longgar, yakni 17 September 2026 sampai 14 Januari 2027. Batas akhir pemasukan dokumen partisipasi jatuh pada 14 Januari 2027.

Registrasi dan akses dokumen dilakukan melalui laman lelang wilayah kerja migas yang disediakan Kementerian ESDM. Informasi lebih lanjut bisa diakses di https://esdm.go.id/wkmigas/.

Insentif dan Penyempurnaan Kebijakan

Pemerintah menyertakan sejumlah penyempurnaan kebijakan agar iklim investasi hulu migas lebih kompetitif. Kontraktor kini mendapat porsi bagi hasil yang lebih besar, ditambah pemberian 10% FTP.

Nilai minimum signature bonus ditetapkan berdasarkan tingkat risiko blok. Kontraktor juga diberi keleluasaan memilih skema kontrak, baik cost recovery maupun gross split, serta jaminan 100% harga DMO.

Ada pula kemudahan lain: tidak ada kewajiban relinquishment pada tiga tahun pertama masa komitmen, dan akses data melalui keanggotaan di Migas Data Repository. Fasilitas perpajakan sesuai ketentuan berlaku turut tersedia, begitu pun jalur pengajuan insentif bila pengembangan blok menghadapi kendala keekonomian.

Tiga Blok Tanpa Pemenang, Kini Berstatus Available

Tiga wilayah kerja tidak dapat ditetapkan pemenangnya, yaitu Rombebai, Maratua II, dan Jayapura. Ketiganya kini berstatus Wilayah Kerja Available sesuai ketentuan yang berlaku.

Status itu membuka kembali peluang bagi badan usaha dan bentuk usaha tetap untuk ikut dalam kegiatan eksplorasi lewat mekanisme penawaran langsung. Penawaran bisa dilakukan melalui studi bersama maupun tanpa studi bersama.

Untuk skema tanpa studi bersama, proses lelang dilaksanakan dalam 30 hari kalender. Usulan disampaikan kepada Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi paling lama enam bulan sejak ditetapkannya hasil penawaran wilayah kerja.

Dalam pengajuan itu, peserta juga boleh mengusulkan term and condition berbeda sesuai harapan mereka. Ketiga blok Available menawarkan peluang eksplorasi dengan karakteristik dan ketentuan pokok kontrak kerja sama yang disesuaikan kondisi masing-masing wilayah.

Lelang Tahap II 2026 menjadi ujian bagi daya tarik sektor hulu migas Indonesia di tengah persaingan global. Bagi negara, delapan blok ini bukan sekadar administrasi lelang, melainkan taruhan menjaga lifting dan penerimaan di masa depan.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index