ENERGINEWS.ID — Kepastian tersebut diperoleh setelah tim penilai dari Ditpamobvit Polda Jatim yang dipimpin Kasubdit Audit, Fatahul Azmi, S.Pd., menuntaskan seluruh rangkaian pengujian pada Senin (24/8/2026). Asesmen ulang ini menjadi syarat wajib bagi stadion berkapasitas puluhan ribu penonton itu untuk menyambut kompetisi kasta tertinggi nasional musim depan.
Perbaikan SOP Medis dan Perambuan Jadi Pemicu Kenaikan Skor
General Manager Arema FC, Yusrinal Fitriandi, mengungkapkan bahwa kenaikan nilai tersebut didorong oleh finalisasi sejumlah dokumen yang sebelumnya masih berbentuk draf. Manajemen klub bersama pengelola venue telah menuntaskan Standar Operasional Prosedur (SOP) penanganan medis, kelengkapan perambuan petunjuk, hingga regulasi teknis pengamanan dan keselamatan penonton.
"Jadi memang masih ada beberapa aspek sebelumnya yang menjadi catatan, terutama terkait dengan SOP penanganan medis, terus perambuan, dan terkait dengan regulasi keamanan serta keselamatan. Alhamdulillah hari ini sudah dipenuhi semua, sehingga itu bisa secara otomatis menaikkan nilai," terangnya.
Yusrinal menambahkan, pihaknya tidak akan berpuas diri dengan hasil yang diraih. Masih ada beberapa catatan administrasi, termasuk berita acara yang harus segera dilengkapi untuk menunjang kelancaran operasional pertandingan.
Bukan Hanya Arema FC, Rans Nusantara FC Juga Akan Bermarkas di Kanjuruhan
Stadion Kanjuruhan dipastikan tidak hanya menjadi home base bagi Singo Edan. Venue yang terletak di Kabupaten Malang ini juga akan digunakan sebagai markas home Championship untuk Rans Nusantara FC pada musim yang sama.
Keberhasilan proses asesmen ini tidak lepas dari sinergi lintas instansi di wilayah Malang Raya. Yusrinal secara khusus mengapresiasi dukungan dari Dinaspora, Dishub, Damkar, Dinkes Kabupaten Malang, serta Polres Malang yang terus mendampingi selama proses verifikasi berlangsung. Bupati Malang bahkan sempat hadir langsung meninjau kebutuhan yang harus dilengkapi di stadion.
"Terima kasih juga kepada seluruh stakeholder, baik dari Dispora yang sangat cukup aktif terkait menunjang atau me-support kami dari sisi kepanpelan. Terima kasih juga kepada Dishub Kabupaten Malang, Damkar dan Dinkes Kabupaten Malang yang juga sangat luar biasa dalam proses asesmen ini," tutupnya.