IEE Series 2026 Jakarta Hadirkan 451 Perusahaan, Jembatani Listrik, Baterai, dan Data Center

IEE Series 2026 Jakarta Hadirkan 451 Perusahaan, Jembatani Listrik, Baterai, dan Data Center

ENERGINEWS.ID — RUPTL 2025–2034 mencatat kebutuhan energi nasional tak lagi sekadar bertambah volume. Dari target 69,5 GW pembangkit baru, sebanyak 42,6 GW dialokasikan untuk energi terbarukan dan 10,3 GW untuk sistem penyimpanan energi (baterai). Di sisi lain, kapasitas data center Indonesia telah menyentuh sekitar 370 MW pada 2025—angka yang diproyeksikan terus melonjak seiring derasnya investasi digital.

Gelaran IEE Series – Energy Week 2026 mencoba menjawab tantangan itu dengan mengusung tema "Sustainability for Industrial Transformation". Alih-alih sekadar pameran, ajang ini menggabungkan tiga sektor yang saling terkait erat: kelistrikan, baterai, dan infrastruktur digital.

Mengapa Listrik, Baterai, dan Data Center Disatukan?

Tiga sektor itu tidak bisa lagi berjalan sendiri-sendiri. Pertumbuhan data center membutuhkan pasokan listrik yang stabil dan andal 24 jam. Sementara itu, sifat energi terbarukan yang intermiten—seperti tenaga surya yang hanya menghasilkan listrik saat ada matahari—menuntut kehadiran baterai sebagai penyangga.

Hubungan simbiotik inilah yang coba dipertemukan dalam satu ekosistem pameran. Electric & Power Indonesia akan memamerkan teknologi kelistrikan terkini, The Battery Show Indonesia fokus pada inovasi penyimpanan energi, dan Data Center Asia–Indonesia menyajikan solusi infrastruktur digital. Hasilnya, pengunjung bisa melihat langsung bagaimana ketiga rantai pasok ini saling terhubung.

Menuju Jaringan Listrik yang Lebih Cerdas

Salah satu topik yang diangkat adalah masa depan sistem kelistrikan nasional. Ketua Umum Prakarsa Jaringan Cerdas Indonesia (PJCI), Arsyadany G. Akmalaputri, menegaskan bahwa kebutuhan industri di masa depan tidak hanya lebih besar volumenya, tetapi juga lebih beragam dan dinamis.

"Pengembangan sistem kelistrikan perlu bergerak menuju sistem yang lebih cerdas, fleksibel, dan mampu mengintegrasikan berbagai sumber energi secara andal," ujarnya dalam symposium yang digelar bersamaan dengan pembukaan Electric & Power Indonesia.

Konsep smart grid, integrasi energi terbarukan, dan optimalisasi pengelolaan energi disebut menjadi kunci untuk memperkuat ketahanan sistem. Arsyadany juga mengingatkan bahwa infrastruktur energi pada akhirnya menyangkut bagaimana bangsa ini bertumbuh dan pembangunan memberikan manfaat merata.

Respons Pelaku Industri: Target Pengunjung Lebih Spesifik

Bagi peserta pameran, penyatuan tiga sektor ini membuka peluang menjangkau konsumen yang lebih tepat sasaran. RMA Indonesia, perusahaan penyedia solusi pembangkit listrik, mengaku mendapatkan pengalaman berbeda dibandingkan saat mengikuti pameran Mining Indonesia.

"Sekarang lebih spesifik dan target pengunjungnya jelas. Animo yang datang memang khusus untuk energi—genset, cable-wire, dan lain-lain—jadi kami lebih mudah memetakan potensi pelanggan," kata Development and Technical Support Manager RMA Indonesia, Rio Harison Saragih.

RMA memanfaatkan ajang ini untuk memperkenalkan solusi pembangkit bagi segmen infrastruktur bangunan, perhotelan, resort, hingga data center. Mereka menilai kolaborasi lintas sektor yang difasilitasi Energy Week merupakan langkah yang tepat di tengah kebutuhan energi industri yang semakin kompleks.

Deputy Event Director Pamerindo Indonesia, Maxmilaan Bruinier, menyebut penyelenggaraan di Jakarta merupakan kelanjutan dari kesuksesan Indonesia Energy Week di Surabaya yang diikuti lebih dari 200 peserta dari 17 negara. "Melalui IEE Series – Energy Week di Jakarta, kami memperluas konektivitas tersebut dengan mempertemukan sektor ketenagalistrikan, penyimpanan energi, dan infrastruktur digital dalam satu ekosistem," jelasnya.

Dengan 21 sesi seminar, 73 pembicara, dan dukungan 12 asosiasi industri, Energy Week 2026 menjadi barometer arah transisi energi Indonesia. Fokusnya sederhana: bagaimana memastikan pertumbuhan ekonomi dan digitalisasi tidak tersendat oleh keterbatasan pasokan listrik.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index